Berita Bangka Tengah

Warga Tionghoa Yakini Sembahyang Rebut Untuk Antar Arwah Menuju Akhirat

Sembahyang Rebut menurut kepercayaan warga Tionghoa merupakan peristiwa yang diyakini dibukanya pintu akhirat.

Warga Tionghoa Yakini Sembahyang Rebut Untuk Antar Arwah Menuju Akhirat
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Suasana Sembahyang Rebut di Kelenteng Setia Bakti Kelurahan Padang Mulya Bangka Tengah dan Patung Thai Tse Ja, Rabu (14/8/2019) malam. 

BANGKAPOS.COM-- Sembahyang Rebut menurut kepercayaan warga Tionghoa merupakan peristiwa yang diyakini dibukanya pintu akhirat.

Dengan terbukanya pintu akhirat tersebut, semua arwah akan dilepaskan dan melanglang buana menuju ke bumi.

Kepala Kelenteng Setia Bakti Kelurahan Padang Mulya Bangka Tengah, Toni Lisanto menyebutkan setiap bulan ketujuh pada penanggalan Imlek, semua arwah dibebaskan ke Bumi dan manusia yang masih hidup melakukan ibadah atau sembahyang.

"Pada bulan ketujuh ini umat Tionghoa mempercayai dibukanya pintu akhirat sehingga arwah berkeliaran di alam manusia dan akan kembali ke akhirar pada malam tanggal 15 bulan ketujuh atau bertepatan dengan malam ini," jelas Toni atau yang sering disapa Sak Chion kepada bangkapos.com.

Sebagai pengantaran menuju akhirat, warga Tionghoa akan melakukan pemberian sesajian dan pembakaran terhadap beberapa simbolik kendaraan yang telah disiapkan termasuk di dalamnya pesawat, kapal laut dan mercusuar.

Kepada Bangkapos.com, Yong Sak Chion menyebutkan adanya kendaraan ini dijadikan sebagai perantara menuju akhirat seperti halnya yang dilakukan oleh manusia ketika hidup.

Bentuk pesawat menurut Sak Chion yakni digunakan oleh arwah atau manusia yang seketika masih hidup oleh orang-orang kaya yang beruang untuk menuju tujuan dan mercusuar melambangkan titik tujuan yang menjadi tempat akhir.

"Kesemua simbol itu nanti akan dibakar sebagai tanda arwah sudah melakukan perjalanan menuju akhirat, termasuk juga Patung Raja Setan atau kerap disebut Thai Tse Ja,"  ucap Yong Sak Chion. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved