Berita Pangkalpinang

Yayasan Tunas Karya Gelar Literasi Keuangan untuk Kepsek dan Pegawai TU

Yayasan Tunas Karya, Keuskupan Pangkalpinang menggelar kegiatan literasi keuangan untuk para kepala sekolah dan pegawai tata usaha

Yayasan Tunas Karya Gelar Literasi Keuangan untuk Kepsek dan Pegawai TU
Istimewa/Dokumen Yayasan Tunas Karya
Kegiatan Literasi Keuangan di Hotel Grand Mutiara Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Yayasan Tunas Karya, Keuskupan Pangkalpinang menggelar kegiatan literasi keuangan untuk para kepala sekolah dan pegawai tata usaha di Hotel Grand Mutiara, Pangkalpinang sejak 13 -15 Agustus 2019. 

Koordinator Bidang Humas dan Promosi YTK, Romo Stefan Kelen menjelaskan kegiatan literasi diperuntukan bagi seluruh kepala sekolah di Provinsi Babel yang bernaung di Yayasan Tunas Karya.

"Secara manajerial, kegiatan ini disebut pendidikan dan pelatihan atau dipahami oleh publik sebagai diklat," ujar Romo Stefan Kelen di Pangkalpinang, Rabu (14/8).

Sedangkan berdasarkan perspektif manajemen komunikasi, kegiatan ini lebih layak disebut literasi keuangan.

"Saya menyebut literasi keuangan karena di dalam kegiatan diklat ini,  YTK menguatkan pengetahuan, melatih keterampilan, dan memotivasi semangat dan keyakinan demi mempengaruhi sikap dan perilaku penyerahan diri tetapi profesional dalam bekerja dan melayani dalam dimensi tata kelolah keuangan," jelas Romo Stefan.

Uniknya menurut Romo Stefan kegiataan literasi keuangan ini diisi oleh tim manajemen keuangan YTK sendiri dan didukung oleh Pengurus YTK yang dikomandani Romo Servasius Samuel.

"Mereka melatih dan mendidik berdasarkan apa yang biasa mereka kerjakan di kantor pusat YTK. Sehingga mereka adalah mentor bagi kepala sekolah yang mungkin beberapa tahun lalu adalah guru mereka," imbuhnya.

Senada dengan Romo Stefan, Ketua YTK, Romo Servasius Samuel juga menggaris bawahi bahwa kegiatan ini, bertujuan untuk menyeimbangkan antara pengetahuan, keterampilan, dan hati nurani dalam bekerja pada tata kelolah keuangan YTK.

"Kalau sudah seimbang, idealisme pelayanan YTK untuk menjadi unggul dan terdepan dalam pendidikan, bisa tercapai," ujar Romo yang juga Psikolog di Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Psikologi Pangkalpinang ini.

Menurutnya, kegiatan literasi keuangan bertujuan akhir pada menciptakan situasi pelayanan yang terstandar dalam bidang administrasi keuangan.

"Hal ini menyangkut dimensi profesionalitas. Sehingga lebih spesifik pada melatih untuk terampil mengelolah keuangan," imbuh Ketua YTK.

"Lantas, siapapun bisa mengerti narasumbernya adalah pegawai admin keuangan di kantor YTK dan Tata Usaha sekolah yang terampil," jelas Romo Samuel lagi.

"Karena mereka tidak berteori, tetapi membimbing dan membiasakan  para kepala sekolah dan tata usaha untuk terampil dalam administrasi keuangan," pungkas Romo Samuel.

Penulis: tidakada013
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved