Bukan Lagi Stiker TAM, Begini Cara Membedakan Hp Xiaomi yang Resmi dengan Black Market (BM)

Ada cara mudah untuk membedakan antara Hp Xiaomi yang resmi dengan Black Market (BM) atau ilegal di Indonesia

Bukan Lagi Stiker TAM, Begini Cara Membedakan Hp Xiaomi yang Resmi dengan Black Market (BM)
Kolase Xiaomi Indonesia
Cara Membedakan Hp Xiaomi yang Resmi dengan Black Market (BM) di Indonesia 

Perubahan ini mulai berlaku di seri Redmi 7A yang baru dirilis beberapa waktu lalu.

"Tidak ada perubahan di seri sebelum Redmi 7A," ujar perwakilan Xiaomi Indonesia ketika dihubungi KompasTekno.

Sementara untuk layanan purna jual, Xiaomi memastikan ponsel resmi akan diterima di semua layanan servis Xiaomi di seluruh Indonesia.

Perubahan ini, menurut Xiaomi, dilakukan sebagai salah satu upayanya untuk mendukung pemberantasan ponsel Black Market.

"Memberantas black market adalah usaha bersama, dan harus bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, mitra-mitra, dan para pengguna yang merupakan pemangku kepentingan terpenting untuk keberhasilan menyeluruh dalam memberantas black market," tulis Xiaomi dalam rilisnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah telah berencana memblokir peredaran Hp black market (BM) atau ilegal di Indonesia, sehingga bagi kamu yang ingin membeli Hp baru sebaiknya berhati-hati

Dilansir dari Infokomputer dalam artikel 'Kenali, Inilah Ciri-ciri Ponsel yang Masuk Kategori Black Market (BM)', ada sejumlah ciri-ciri yang mendakan Hp tersebut black market (BM) atau bukan

Berikut ini adalah ciri-ciri Hp black market (BM) atau ilegal yang bisa menjadi rujukan untuk lebih teliti sebelum membeli.

1. Tidak ada garansi ponsel

Ponsel BM merupakan produk asli dari brand yang sudah ada, seperti Oppo, Samsung, atau Xiaomi.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved