Berita Kriminal

Gara-gara Sabu Palsu, 19 Adegan Diperagakan Tersangka Saat Menghabisi Nyawa Pemuda Pangkalpinang

Korban Rendi Nafilah tewas ditangan pelaku Pi, usaik eduanya bertemu di jalan Yos Sudarso, Kecamatan Pangkalbalam pada Senin (08/07).

Gara-gara Sabu Palsu, 19 Adegan Diperagakan Tersangka Saat Menghabisi Nyawa Pemuda Pangkalpinang
bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Anggota Sat Reskrim Unit Pidana Polres Pangkalpinang menggelar rekonstruksi pembunuhan Rendi Nafilah, Kamis (15/08). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sat Reskrim Unit Pidana Polres Pangkalpinang menggelar rekonstruksi pembunuhan korban Rendi Nafilah (21), Kamis (15/08).

Korban Rendi Nafilah tewas ditangan pelaku Pi (39), seusai keduanya bertemu di jalan Yos Sudarso, Kecamatan Pangkalbalam pada Senin (08/07).

Diketahui motif pelaku Pi marah usai narkoba jenis sabu-sabu yang dibelinya ternyata merupakan sabu-sabu palsu.

"Masalahnya itu sabu palsu dan yang ngasih barang itu Odi (DPO) bersama Rendi. Rendi ini belum kenal sama Pi, cuma waktu nganter barang itu sama-sama dengan Odi," ujar Kompol Jadiman.

Lebih lanjut pelaku Pi yang ditangkap pada hari yang sama saat kejadian, hari ini menggelar rekonstruksi. Terdapat 19 adegan bagaimana pelaku tega menghabisi nyawa Rendi Nafilah yang beralamat di Jalan Solihin GP Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang.

Sementara itu rekonstruksi digelar dan korban diperankan oleh Ds. Untuk saksi pertama yaitu Is, saksi kedua Mi dan saksi tiga yang diperankan Ih.

Dalam rekonstruksi terungkap pelaku Pi langsung merangkul leher korban dari belakang saat bertemu. Saat leher korban dirangkul, tangan kiri korban sempat meraba bagian pinggang pelaku.

"Saat itu pelaku minta uangnya kembali dan minta Odi untuk datang menghampiri mereka, tapi setelah sekitar setengah jam Odi tidak datang. Saat korban dirangkul itu tangan korban meraba pinggang tersangka, yang mana di pinggang itu ada pisau," jelas Kompol Jadiman.

Setelah tangan korban menyentuh bagian pinggang, sontak pelaku langsung melepaskan leher korban. Namun nahas pelaku langsung menusukkan pisau ke arah perut korban.

Berdasarkan rekonstruksi diketahui korban sempat menepis serangan dengan menggunakan tangan kiri, namun serangan itu malah mengenai pantat sebelah kiri korban.

Halaman
12
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved