Kisah Pilu, TKI Ini Menangis Saat Video Call dengan Balitanya yang Tiga Hari Dekap Mayat Ayahnya

Kisah memilukan saat seorang bayi menunggui jenazah ayahnya, asal Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kisah Pilu, TKI Ini Menangis Saat Video Call dengan Balitanya yang Tiga Hari Dekap Mayat Ayahnya
TRIBUNMADURA/SRI WAHYUNIK
Bayi N saat digendong oleh Budhenya di Jember. 

Kronologi Lengkap

Sementara itu, tewasnya Fauzi alias Aan Junaidi (40) warga Perumahan Kaliwining Asri C-6 Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji, Jember, diketahui akibat tangisan sang anak, bayi N (14 bulan).

Ditambah bau menyengat seperti bau bangkai.

Berikut kronologi diketahuinya peristiwa itu, dari sejumlah sumber yang dikumpulkan Surya (Grup Tribunmadura.com).

Menurut tetangga rumah Fauzi, Anik Nurazizah, warga perumahannya melihat terakhir kali Fauzi pada Sabtu (10/8/2019) malam atau di malam Hari Raya Idul Adha.

"Malam itu sempat diundang kenduri peringatan Hari Raya Idul Adha," ujar Anik, Kamis (15/8/2019).

Tetapi Fauzi tidak mendatangi undangan kenduri tersebut.

Kemudian pada Minggu (11/8/2019) pagi jika mengacu kepada keterangan Kapolsek Rambipuji AKP Sutarjo, ada warga yang masih melihatnya.

Namun dari keterangan istri Fauzi, Sulastri kepada Anik melalui sambungan percakapan video, Sulastri menuturkan sejak pukul 08.00 Wib, Minggu (11/8/2019), dirinya tidak bisa menghubungi suaminya.

"Telpon tidak diangkat, dikirimi pesan lewat WA centang satu. Tadi pagi istrinya, Mbak Sulastri, cerita soal itu kepada saya melalui video call," imbuh Anik.

Halaman
1234
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved