Oknum Driver Ojol Mulai Banyak Lakukan Pelecehan Seksual, Grab Indonesia Siapkan Layanan Psikososial

Tidak sedikit korban pelecehan yang dilakukan oknum driver ojek online mengalami trauma berat.Grab Indonesia, selaku operator ojek online

Oknum Driver Ojol Mulai Banyak Lakukan Pelecehan Seksual, Grab Indonesia Siapkan Layanan Psikososial
Facebook/Jemi Ndoen
Postingan Facebook akun Jemi Ndoen yang mengatakan ada seorang wanita jadi korban pelecehan driver ojol di Surabaya. 

BANGKAPOS.COM - Tidak sedikit korban pelecehan yang dilakukan oknum driver ojek online mengalami trauma berat.

Grab Indonesia, selaku operator ojek online, mengaku menawarkan layanan psikososial bebas biaya kepada korban pelecehan driver ojek online (ojol) di Surabaya.

Hal itu dilakukan setelah memutus kemitraan dengan driver ojol sang pelaku.

Layanan psikososial tersebut diberikan agar penumpang ojol asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang jadi korban itu, bebas dari trauma.

"Kami telah menghubungi penumpang yang bersangkutan untuk dukungan pemilihan psikososial tanpa biaya," kata kata Juru Bicara Grab Indonesia, Muhammad Haikal Umri, melalui rilis yang diterima Kompas.com (jaringan Surya.co.id), Selasa (13/8/2019) malam.

Lembaga layanan psikososial yang dipilih adalah lembaga yang direkomendasikan oleh Komnas Perempuan.

"Sejak 2018, Grab telah bermitra dengan Komnas Perempuan untuk pencegahan aksi kekerasan terhadap perempuan dan pelecehan serta rekomendasi pendampingan," ujar Haikal.

Kemitraan juga dalam hal pelatihan bagi mitra pengemudi, pembekalan untuk internal perusahaan dan pembentukan tim khusus penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.

Sebelumnya diberitakan, seorang penumpang perempuan pada Minggu (11/8/2019) malam dikabarkan mengalami pelecahan seksual oleh driver ojek online.

Lembaga layanan psikososial yang dipilih adalah lembaga yang direkomendasikan oleh Komnas Perempuan.

"Sejak 2018, Grab telah bermitra dengan Komnas Perempuan untuk pencegahan aksi kekerasan terhadap perempuan dan pelecehan serta rekomendasi pendampingan," ujar Haikal.

Kemitraan juga dalam hal pelatihan bagi mitra pengemudi, pembekalan untuk internal perusahaan dan pembentukan tim khusus penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.

Sebelumnya diberitakan, seorang penumpang perempuan pada Minggu (11/8/2019) malam dikabarkan mengalami pelecahan seksual oleh driver ojek online.

Sumberhttps://www.motorplus-online.com/read/251818438/oknum-driver-ojol-mulai-banyak-lakukan-pelecehan-seksual-grab-indonesia-siapkan-langkah-ampuh?page=all#!/

Penulis: tidakada004
Editor: khamelia
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved