Pantau Sembahyang Rebut, Bupati Barat Markus Minta Warga Bangga dengan Tradisinya

Bupati Bangka Barat (Babar) Markus mengunjungi dua lokasi berbeda di Kecamatan Simpang Teritip

Pantau Sembahyang Rebut, Bupati Barat Markus Minta Warga Bangga dengan Tradisinya
Ist/Humas Pemkab Bangka Barat
Bupati Bangka Barat, Markus SH saat berada di Kelenteng Bhakti Mulya desa Pelangas, Rabu malam (14/8). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bangka Barat (Babar) Markus mengunjungi dua lokasi berbeda di Kecamatan Simpang Teritip yakni Kelenteng Amal Bakti Anyai di desa Air Menduyung dan Kelenteng Bhakti Mulya di Dusun Air Junguk desa Pelangas, Rabu (14/8) malam.

Kehadiran Bupati Barat, Markus untuk memantau kegiatan sembayang rebut atau Chit Ngiat Pan di dua kelenteng tersebut. Sembayang rebut bagi warga Tionghoa berdasarkan penanggalan Imlek dirayakan setiap tanggal 15 bulan 7. Mereka meyakini, saat itu pintu akhirat terbuka (Khoi Kui Mun) dimana seluruh arwah akan turun ke bumi sejak bulan ke tujuh.

Dalam sambutannya di Kelenteng Bhakti Mulya dusun Air Junguk Pelangas, Markus mengajak warga yang hadir menjaga ketertiban dan kerukunan di tengah masyarakat. Selain itu dirinya juga meminta warga selalu berbangga dengan tradisinya.

"Daerah kita Bangka Barat ini memiliki banyak tradisi seperti sedekah kampung di desa Kacung, pesta adat perang ketupat, sedekah ruah, termasuk sembayang rebut dan lainnya. Inilah kekhasan kita di Bangka Barat yang patut dibanggakan dan dilestarikan," kata Bupati Barat, Markus.

Markus lantas mengharapkan generasi muda di Bangka Barat aktif dalam melestarikan tradisi sembahyang rebut dan tradisi kampung lainnya karena merupakan salah satu aset yang dimiliki daerah.

"Sembahyang rebut merupakan salah satu tradisi warisan leluhur, mari kita jaga agar jangan sampai luntur dan hilang," ujarnya.

Seperti lazimnya diketahui pada ritual sembayang rebut ini disediakan berbagai jamuan sebagai sesaji yang diletakan di atas tempat khusus. Ritual ini pun memperebutkan berbagai kebutuhan pokok seperti sembako dan buah-buahan.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved