Rusunawa Kampung Nelayan II Belum Berpenghuni, Ketua DPRD Bangka Imbau Pemerintah Fasilitasi

Keberadaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang ada di Kampung Nelayan II, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka

Rusunawa Kampung Nelayan II Belum Berpenghuni, Ketua DPRD Bangka Imbau Pemerintah Fasilitasi
Bangkapos.com/Riki Pratama
Rusunawa yang berada di Kampung Nelayan II, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. 

Rusunawa Kampung Nelayan II Belum Berpenghuni, Ketua DPRD Bangka Imbau Pemerintah Fasilitasi

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Keberadaan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang ada di Kampung Nelayan II, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, sampai saat ini belum dihuni oleh warga.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Parulian, mengharapkan secepatnya Rusunawa tersebut diisi oleh warga. Ia tak ingin bangunan yang telah dibangun tersebut terbiarkan kosong dan mubazir.

"Rusunawa sudah seharusnya difasilitasi pemerintah, silakan untuk ditempati, karena sudah banyak anggaran telah dikucurkan, tawarkanlah kepada orang seputar situ agar mereka punya rumah yang layak, dan sehat, sosialisasikanlah," ungkap Parulian kepada wartawan, Kamis (15/8/2019).

Ia mencontohkan, kalau di daerah DKI gedung seperti Rusunawa tersebut banyak dicari, serta ditempatkan oleh warga yang tidak memiliki rumah.

"Tentukanlah berap bayar, berapa sewa dari pada tidak dipergunakan akhirnya mubazir, rusak, maka tawarkanlah, banyak orang tidak mampu, sekitaran kampung nelayan, lingkungan disitu sangat padat, kita meminta secepatnya diisi, karena kita lihat masih banyak warga yang tidak punya rumah saat ini," tegasnya.

Sementara, sebanyak 42 unit ruang terdapat di Rusunawa yang berada di Kampung Nelayan 2, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Rusunawa tersebut telah selesai dibangun oleh Pemerintah daerah pada tahun 2018 lalu dengan anggaran dari APBN.

Kondisi Rusunawa sendiri terlihat masih baru, dari lantai, cat dinding, serta material gedung lainya yang masih mengkilat. Namun belum ada satupun warga yang tinggal di rusun tersebut, karena masih dalam proses.

PPK Kotaku Bangka, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Pemkab Bangka, Edy Yuanto, mengatakan, banyak fasilitas yang terdapat di dalam Rusunawa tersebut seperti listrik, air bersih dan fasilitas umum lainya.

"Ada fasilitas listrik, air bersih, fasilitas umum, parkir, lalu bangunanya sesuai standar yang ada, ada 42 unit bisa ditinggali warga, harganya nanti berdasarkan kesepakan mereka, intinya itu untik listrik air, kemanan, kebersihan yang akan dimusyawarakan,"jelas Edy.

Ia menambahkan saat ini masih proses pembuatan surat keterangan untuk melakukan verifikasi warga yang terkena proyek nanti yang akan diproritaskan menempati rusun tersebut.

"Ini untuk warga yang terkena proyek relokasi kawasan tanpa kumuh untuk menempati rusunawa tersebut,"ujarnya

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved