Berita Sungailiat

Puri Tri Agung Sungailiat Gelar Perayaan Ullambana

Tempat Peribadatan Puri Tri Agung Sungailiat Kabupaten Bangka melaksanakan perayaan Ullambana, perayaan ini dalam rangka memperingati hari Chit Ngiat

Puri Tri Agung Sungailiat Gelar Perayaan Ullambana
Bangkapos/Riki Pratama.
Pada ritual sembahyang juga dibuat patung disebut Tai Se Ja. Patung yang mencerminkan raja dari segala raja, yang akan dibakar pada puncak acara nantinya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Tempat Peribadatan Puri Tri Agung Sungailiat Kabupaten Bangka melaksanakan perayaan Ullambana, perayaan ini dalam rangka memperingati hari Chit Ngiat Pan.

Perayaan Ullambana dimeriahkan dengan hiburan musik, atraksi barongsai dari Budi Dharma Saolin, Tari Tradisonal, dan festival kuliner makanan khas Bangka, tentunya banyak menghibur masyarakat yang datang.

Panitia menyediakan banyak makanan diberikan secara gratis kepada masyarakat yang datang, seperti martabak, kue apem, thew fu fa, jagung keju susu, Kopi ABC dan Air Minum Bolesa. 

Ketua Pelaksana Acara Then Yohannes mengatakan perayaan Ulambana ini belum dikenal masyarakat Bangka lebih mengenal dengan sebutan Sembahyang rebut namun keduanya mempunyai maksud dan arti yang sama.

"Hari ini kegiatan upacara Ulambana yang di Bangka sembayang rebut, ini kita laksanakan setahun sekali sembahyang arwah leluhur yang telah mendahului kita, acara Ulambana dimulai pukul 10 pagi dipimpin bhiksu Cung Lin dan lima bhiksu lainya memulai ritual sembahyang, bukan hanya orang yang sudah meninggal tetapi orang yang masih hidup juga didoakan agar sehat dan bahagia," jelas Then Yohannes kepada wartawan, Jumat (16/8/2019).

Ia menambahkan tujuan kegiatan menjadi wadah untuk menjembatani orang yang ingin sembahyang ritual mengambil tempat di Puri Tri.

Ritual sembayang rebut dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB lalu sesi keduanya pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Pada ritual sembahyang juga dibuat patung disebut Tai Se Ja. Patung yang mencerminkan raja dari segala raja, yang akan dibakar pada puncak acara nantinya.

Dalam malam perayaan puncak kegiatan tersebut juga banyak disisi oleh para penyanyi dari Bangka, Tarian Bujang Miak yang menyumbang tarian campak,  atraksi barongsang dari Budi Dharma Saolin dan traksi tonggak.

Selain itu acara pada malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB dilaksanakan rebut makan dan minuman ringan lalu puncaknya pembakaran patung Tai Se Ja.

Dalam acara didukung oleh Laskar Sekaban, Relawan dari Puri Tri Agung, Masyarakat Rebo, Kepolisian, TNI AL  dan unsur muspida lainya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved