Bupati Markus SH Beri Remisi Umum untuk 89 Orang Narapidana di Rutan Muntok

Bupati Bangka Barat, Markus SH, memberikan remisi atau pengurangan masa hukuman kepada 89 orang narapidana di Rutan Cabang Muntok

Bupati Markus SH Beri Remisi Umum untuk 89 Orang Narapidana di Rutan Muntok
Ist/Humas Pemkab Bangka Barat
Bupati Bangka Barat, Markus, SH saat memberikan secara simbolis remisi hukuman kepada 89 narapidana Rutan Cabang Muntok. 

MUNTOK - Bupati Bangka Barat, Markus SH, memberikan remisi atau pengurangan masa hukuman kepada 89 orang narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Muntok, usai upacara Kemerdekaan HUT ke-74 RI, Sabtu (17/08).

Turut hadir dalam acara pemberian remisi ini Kepala Rutan Cabang Muntok Asep H.A, Dandim 0431/Babar Letkol Arm B.Karo Karo,S.Si, Wakapolres Bangka Barat, Kajari Bangka Barat Helena Oktavianne SH., MH., Ketua DPRD Babar Drs. Samsir, serta pimpinan OPD Bangka Barat dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bangka Barat, Markus, SH berfoto bersama dengan narapidana yang diberikan remisi.
Bupati Bangka Barat, Markus, SH berfoto bersama dengan narapidana yang diberikan remisi. (Ist/Humas Pemkab Bangka Barat)

Bupati Markus SH saat membacakan sambutan Menkumham Yasonna Laoly menyampaikan, pemberian remisi ini sebagai apresiasi terhadap warga binaan Lapas yang berhasil menunjukan perubahan sikap, memperbaiki dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan ketrampilan untuk hidup mandiri.

"Lewat pemberian remisi ini, diharapkan warga binaan di cabang Rutan Muntok selalu taat pada norma hukum sebagai bentuk tanggungjawab kepada Tuhan dan sesama," katanya.

Kepala Rutan Cabang Muntok Asep H.A melaporkan, ke-89 orang yang mendapatkan remisi umum I tersebut yakni remisi 1 bulan sebanyak 41 orang, remisi 2 bulan 16 orang, remisi 3 bulan 26 orang, remisi 4 bulan sebanyak 4 orang. Sementara remisi umum II terdiri dari remisi 1 bulan untuk 1 orang, remisi 2 bulan untuk 1 orang.

"Adapun total seluruh warga binaan di cabang rutan Muntok saat ini sebanyak 245 orang terdiri dari 86 orang tahanan dan 156 orang narapidana," jelas Asep.

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved