Diva Nesya Pembawa Baki HUT KE-74 RI, Hobi Bermain Gitar Hingga Bercita-cita Jadi Taruni

Berparas cantik dan menarik, itulah Diva Neysa Saputra. Pasukan pengibar bendera Kota Pangkalpinang yang betugas sebagai pembawa

Diva Nesya Pembawa Baki HUT KE-74 RI, Hobi Bermain Gitar Hingga Bercita-cita Jadi Taruni
Bangkapos.com/irakurniati
Diva Neysa Saputra, pembawa baki pada pengibaran bendera HUT ke-74 Republik Indonesia, bersama keluarga di ATM Pangkalpinang 

Diva Nesya Pembawa Baki HUT KE-74 RI, Hobi Bermain Gitar Hingga Bercita-cita Jadi Taruni

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Berparas cantik dan menarik, itulah Diva Neysa Saputra. Pasukan pengibar bendera Kota Pangkalpinang yang betugas sebagai pembawa baki pada saat upacara detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera HUT Ke-74 Republik Indonesia.

Bercita-cita menjadi seorang taruni, yang gagah berani dan memiliki nilai plus dimatanya. Ternyata Diva, pelajar kelas 11 ini pandai dan hobi bermain gitar. Beberapa tembang lagu kerap diiringinya menggunakan gitar karena kecintaan terhadap alat musik ini.

Siapa sangka, dibalik wajahnya yang ayu, Diva ternyata merupakan sosok yang berani dan mandiri. Tak heran jika dirinya terjun ingin menjadi bagian dari paskibraka, meski dibina dan ditempa latihan fisik selama berbulan-bulan. Terik matahari lah yang menjadi saksi perjuangan siswi SMA Negeri 1 Pangkalpinang itu.

"Dari dulu kepengen buat orang tua bangga. Kalo saya bisa memberikan yang terbaik untuk mereka. Orang tua saya apapun mendukung yang terbaik," kata Diva kepada bangkapos.com, Sabtu (17/8/2019).

Latar belakang keluarga memang tidak ada yang menjadi bagian dari paskibraka. Diva mulai menaruh perhatian pada pasukan ini ketika sering bercerita bersama teman-teman nya. Dia menilai, dididik dan dibina melalui latihan selama menjadi calok paskibraka, merupakan awal mula perjalanan nya menuju cita-cita, menjadi seorang taruni dikemudian hari.

"Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Saya cuma berdoa dan memberikan yang terbaik," kata nya

Kebanggaan terhadap Diva, membuat Marenti dan Indra Saputra, rela datang sejak pagi untuk menyaksikan tugas buah hati nya membawa baki di hadapan wali kota Pangkalpinang.

Marenti mengaku lega dan bangga dengan usaha dan perjuangan anak perempuan nya itu. Diva dimata kedua orang tua merupakan anak yang mandiri, berani dan optimis dalam mengejar apa yang diinginkan. Hal itu pun kemudian menjadi semangat Marenti untuk mendorong anaknya menggapai mimpi dan cita-cita.

"Anak nya berani sekali. Dia anak perempuan satu-satu nya. Kami sengaja datang untuk melihat dan berdoa yang dia lakukan lancar. Kami tentu bangga dengan Diva, bahkan kakak dan adik nya juga ikut mau melihat dia," ujar Marenti.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved