Berita Sungailiat

Rumah Pejuang Kemerdekaan Tony Wen di Sungailiat Akan Dijadikan Museum Timah

Tony Wen atau Boen Kin To, lahir di Sungailiat, Bangka pada 1913 dari keluarga yang berada, ayahnya seorang Kepala Parit Bangka Biliton Tin Maatschapi

Rumah Pejuang Kemerdekaan Tony Wen di Sungailiat Akan Dijadikan Museum Timah
Bangkapos/Riki Pratama
Rumah eks Tony Wen pejuang kemerdekaan keturunan Tionghoa asal pulau Bangka yang saat ini menjadi aset PT Timah Tbk, foto diambil, Sabtu (17/8/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Tony Wen atau Boen Kin To, lahir di Sungailiat, Bangka pada 1913 dari keluarga yang berada, ayahnya seorang Kepala Parit Bangka Biliton Tin Maatschapij.

Diketahui tempat tinggalnya berada di Jalan Jenderal Sudirman, simpang empat lampu merah, depan Bumi Putera, yang diketahui tempat Tony Wen dan orang tuanya tinggal.

Bangkapos.com berusaha untuk mengetahui kondisi rumah pejuang kemerdekaan keturunan Tionghoa asal pulau Bangka yang saat ini menjadi aset PT Timah Tbk. Rumah tersebut memiliki halaman yang luas baik di sisi depan dan samping rumah.

Kondisi rumah eks Tony Wen terlihat masih megah dengan warna dinding rumah putih cerah, terlihat bersih dan terawat, selain itu kontruksi bangunan juga masih kokoh dengan arsitekturnya tak ubah seperti rumah-rumah peninggalan Belanda.

Ketika masuk ke dalam rumah akan menemukan puluhan jendela dan belasan pintu yang menjadi jalan masuk ke setiap ruangan, bila dihitung total ada 15 pintu terdapat di dalam rumah tersebut.

Kondisi rumahnya sangat teduh, dinding bangunan terlihat tebal, dengan lantai keramik warga kuning genteng di bagian halaman depan dan keramik warna keabu abuan di bagian belakang berdiameter 5x5 centimeter.

Selain itu, di tengah ruangan terdapat seperti ruang pertemuan dua lantai yang tinggi menjulang, bila ingin naik ke atas harus menaiki anak tangga yang masih terbuat dari kayu asli.

Saat tiba di lantai dua, lantai pijakan juga masih terjaga terbuat dari kayu berwarna coklat yang tebal dan kokoh, sehingga kuat menahan beban, namun tidak ada satupun benda ada di atasnya.

Tidak hanya memiliki banyak ruang kamar, rumah itu juga memiliki belasan kamar mandi, tersebar di sudut luar hingga dalam ruangan kamar.

Namun ketika masuk ke dalam ruangan tidak terlihat ada barang atau peninggalan keluarga Tony Wen, setiap ruang terlihat kosong melompong, hanya saja ada beberapa dinding penyekat ruangan dihancurkan untuk menambah luas ruangan.

Halaman
12
Tags
Tony Wen
Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved