Terobosan Inovatif Bupati Markus Untuk Percepat Pembangunan Bangka Barat

Meski baru 5 bulan menjabat, namun berbagai terobosan inovatif untuk percepatan pembangunan di Bangka Barat terus digalakan

Terobosan Inovatif Bupati Markus Untuk Percepat Pembangunan Bangka Barat
Ist/Humas Pemkab Bangka Barat
Bupati Bangka Barat, Markus, SH 

BANGKPOS.COM - Bupati Bangka Barat, Markus SH, baru 5 bulan menjabat sebagai Bupati sejak dilantik 26 Maret 2019 lalu. Meski baru 5 bulan menjabat, namun berbagai terobosan inovatif untuk percepatan pembangunan di Bangka Barat terus digalakkan.

Terobosan-terobosan tersebut digalakkan dari berbagai sektor seperti pendidikan dan ekonomi.

Di bidang pendidikan misalnya, Bupati Markus telah menjalin kerjasama dengan salah satu pionir pendidikan vokasi yakni Akademi Komunitas Presiden (AKP).

"Bapak/ibu yang anak-anaknya baru atau akan tamat SMA/SMK, saat ini Pemda Bangka Barat sudah menjalin kerjasama dengan AKP, grup dari Jababeka. Kerjasama dengan AKP ini salah satu upaya meningkatkan daya saing lewat pendidikan vokasi dengan waktu perkuliahan relatif singkat, cuma satu tahun. Pilihan para orangtua menyekolahkan anaknya di sekolah vokasi adalah langkah tepat mempersiapkan masa depan anak-anak kita," jelas Markus.

Pendidikan vokasi, lanjut Bupati Markus, merupakan pendidikan yang berorientasi pada keahlian dan kepakaran yang khas serta berkemampuan untuk siap kerja. Dengan demikian, lulusan pendidikan vokasi mampu bersaing baik secara regional maupun global karena fokus pada pengembangan keterampilan dan teknologi aplikatif.

"Sekali lagi bagi bapak/ibu yang punya anak baru saja tamat SMA/SMK dan ingin sekolah vokasi, silakan menghubungi dinas pendidikan kita. Sampai hari ini, sudah 70-an anak mendaftar dan akan saya antar ke Bekasi dalam waktu dekat untuk memulai perkuliahan disana sebagai angkatan pertama dari Bangka Barat. Kalau orang tua belum punya uang, silakan daftar saja kita akan bantu carikan solusi. Setelah mereka tamat, mereka akan langsung bekerja di sektor industri milik Jababeka Group," kata Markus di Kelapa, Kamis (15/8).

Selain terobosan di bidang pendidikan, Markus juga mulai melakukan terobosan strategis menggerakan dan memajukan ekonomi Bangka Barat.

"Aset di Bangka Barat yang selama ini belum maksimal akan kita optimalkan. Salah satu contohnya kawasan pelabuhan Muntok yang saat ini masih dalam penguasaan PT. Pelindo II tapi kurang dioptimalkan untuk menggairahkan ekonomi sekitar. Kita terus berdiskusi, bekerjasama untuk peningkatan ekonomi kerakyatan, sebab aset pemerintah harus memberi manfaat sebesar-besarnya untuk kesajahteraan warga," beber Markus.

Selain itu, pemerintah Bangka Barat juga telah menyurati Kementerian ESDM untuk rencana pembangunan SPBU di Kecamatan Tempilang dan pembangunan unit Solar Paket Diesel Nelayan (SPDN) di Parittiga atau Jebus.

"Ini kebutuhan mendesak warga, dan akan terus kita perjuangkan," kata Markus. (Humas Pemkab Bangka Barat)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved