Berita Bangka Selatan

Ratusan Butir Tramadol Disita dari Tangan Junaidi, Dijual Rp.30 Ribu per Butir Pada Kawula Muda

Dari tangan pelaku, jajaran Polsek Airgegas Pimpinan Iptu Amri, menyita barang bukti 404 butir obat obatan terlarang berbagai jenis.

Ratusan Butir Tramadol Disita dari Tangan Junaidi, Dijual Rp.30 Ribu per Butir Pada Kawula Muda
ist Polsek Airgegas
Jajaran Polsek Airgegas meringkus Junaidi alias Junai (34) bandar obat obatan terlarang jenis Tramadol 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jajaran Polsek Airgegas meringkus Junaidi alias Junai (34) bandar obat obatan terlarang jenis Tramadol.

Junai di cokok tim gabungan unit Reskrim dan Intelkam Polsek Airgegas di desa Ranggas, Kecamatan Airgegas, Sabtu (17/8/2019) kemarin.

Dari tangan pelaku, jajaran Polsek Airgegas Pimpinan Iptu Amri, menyita barang bukti 404 butir obat obatan terlarang berbagai jenis.

Dengan rincian 14 Keping yang berjumlah 135 Butir, Tremadol sebanyak 206 Butir dan Trandosik sebanyak 63 butir.

Kabag Ops Polres Bangka Selatan Kompol Rusnoto, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi yang menyebutkan maraknya peredara obat jenis Tramadol di desa Ranggas.

"Kami dapat informasi marak terjadinya peredaran obat-obatan terlarang jenis Tramadol di desa Ranggas. Kemudian Anggota ResIntel bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti," ujar Rusnoto, Minggu (18/8/2019)

Tramadol Dijual Rp 30 Ribu

Tiap butir obat terlarang jenis Tramadol, dijual  Junaidi alias Junai (34) Rp 30.000.

Junai ditangkap jajaran Polsek Airgegas pimpinan Iptu Amri, lantran kedapatan menyimpan ratusan butir menguasai obat obatan terlarang jenis Tramadol, Sabtu (17/8/2019)

Mirisnya obat obatan golongan G tersebut diedarkan pelaku Junai, kepada kepada kalangan pemuda sekitar desa Ranggas, Kecamatan Airgegas kabupaten Bangka Selatan.

"Dari hasil pemeriksan pelaku diketahui obat-obatan terlarang tersebut dijual seharga Rp. 30.000 / butir dan dibeli oleh masyarakat sekitar yaitu kalangan pemuda untuk mabuk-mabukan,"ujar Rusnoto, Minggu (18/8/2019)

(bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved