Hari Kemerdekaan RI

Tony Wen Punya Rekam Jejak di Era Perjuangan, Bagaimana Cara Mengusulkannya Jadi Pahlawan?

"Di sinilah sebenarnya peran sejarawan meneliti para tokoh, menulis biografinya. Sehingga masyarakat bisa mengetahui rekam jejak sang tokoh," katanya.

Tony Wen Punya Rekam Jejak di Era Perjuangan, Bagaimana Cara Mengusulkannya Jadi Pahlawan?
majalah historia
tony wen 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Meski punya rekam jejak di masa perjuangan, sosok Tony Wen tak semerta-merta bisa diangkat menjadi pahlawan. Ada proses yang harus dilalui jika ingin menjadikan seseorang tokoh sebagai pahlawan nasional.

Menurut sejarawan Bangka Belitung, Ahmad Elvian, sejumlah catatan sejarah memang mencatatkan Tony Wen terlibat dalam pergerakan di era perjuangan Republik Indonesia. Dia juga menjadi anggota konstituante.

"Soal mengapa tidak menjadi pahlawan nasional, tentunya ini terkait prosesnya sendiri. Untuk menjadi pahlawan nasional, seorang tokoh harus diusulkan," kata Ahmad Elvian, Sabtu (17/8/2019).

Menurutnya setiap orang atau lembaga serta kelompok masyarakat boleh mengajukan siapapun sebagai pahlawan nasional dan untuk layak atau tidaknya akan  dikaji dan diteliti oleh lembaga Tim Pengkaji dan Peneliti Gelar yabg ada di propinsi (TP2GD) maupun  di tingkat pusat (TP2GP).

"Pengusulan itu harus berdasarkan kajian akademis. Tak hanya sekadar biografi sang tokoh, tetapi juga riwayat hidup dan catatan perjuangannya. Semua itu harus disusun secara ilmiah dan metedologi yang tepat," kata dia.

Menurutnya makin muda tahunnya, kontroversi sejarahnya makin kuat. Selain itu objektivitas sejarahnya juga pasti kuat ketika diusulkan sebagai pahlawan nasional.

"Di sinilah sebenarnya peran sejarawan meneliti para tokoh, menulis biografinya. Sehingga masyarakat bisa mengetahui rekam jejak sang tokoh," katanya.

Penelitian ini penting agar tidak ada kesalahan informasi tentang sosok tersebut.

Selain penelitian, pengakuan atau de-facto dari masyarakat sangatlah penting. Ketika nama Tony Wen dibuat menjadi nama jalan, apakah hal itu ditentang masyarakat. Faktanya memang sampai hari ini belum ada pertentangan itu.

"Untuk pengusulan seseorang menjadi pahlawan nasional ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu nama yang bersangkutan secara de facto harus diakui oleh masyarakat sebagai tokoh antara lain, diabadikan dalam sarana dan prasarana monumental, harus disusun biografi dan riwayat hidup perjuangannya secara ilmiah dengan metodelogi history,

perjuangan tidak berlangsung singkat dan menjangkau wilayah nasional serta dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme, dalam perjuangan tidak pernah menyerah, berunding, melakukan kerjasama atau kolaborasi dengan musuh atau perjuangannya terputus (berhenti).," jelasnya. (*)

Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved