Berita Pangkalpinang

Babel Terhambat Jadi Provinsi Layak Anak, Masih Banyak yang Bonceng Anak Naik Motor Tak Pakai Helm

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Toni Batubara, mengakui Provinsi Babel saat ini sedang terhambat untuk menjadi provinsi layak anak (provila)

Babel Terhambat Jadi Provinsi Layak Anak, Masih Banyak yang Bonceng Anak Naik Motor Tak Pakai Helm
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Toni Batubara 

BANGKAPOS.COM-- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB), pada hari Senin (19/8/2019) mengadakan pelatihan gugus tugas kabupaten/kota layak anak dengan analisis pengarusutamaan hak anak (Puha) di Hotel Sahid, Pangkalpinang.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Toni Batubara, mengakui Provinsi Babel saat ini sedang terhambat untuk menjadi provinsi layak anak (provila). Hal ini dikarenakan skor untuk menjadi kota layak anak tidak sesuai dengan penilaian tim independent.

"Kalau menurut kita sudah bagus, tapi ketika di cek ke lapangan nilainya turun. Contoh ya orang tua bonceng anak ga pake helm," ujar Toni, Senin (19/8) kepada Bangkapos.com

Ia juga menyoroti kesiapan taman yang layak anak, yang tentunya ini bukan hanya tugas dari DP3ACSKB, namun tugas semua sektor.

Toni mengimbau agar skor yang menurut penilaian pribadi sudah baik, maka harus dijaga, terlebih skor Kabupaten Belitung Timur yang hanya dikisaran angka 200-an yang masuk dalam kategori rendah.

Padahal untuk mencapai skor kota layak anak tingkat pratama atau yang paling rendah, setidaknya membutuhkan skor 500. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved