Erzaldi Rosman Sebut Bangka Belitung Daerah Teraman

Bangka Belitung masih menjadi daerah teraman. Sebab dilihat dari kondisi lingkungan dan keamanan masih dalam level terkendali.

Erzaldi Rosman Sebut Bangka Belitung Daerah Teraman
Fotografer : Suci Lestari
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman memberikan arahan pada kegiatan kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Dinreg XLVI Sesko TNI 2019 di Ruang Rapat Pasir Padi Kantor Gubernur Babel. Pangkalpinang, 19 Agustus 2019 

BANGKAPOS.COM, BANGKA   Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman memberikan arahan pada kegiatan kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Dinreg XLVI Sesko TNI 2019 pagi ini (19/8/2019) di Ruang Rapat Pasir Padi Kantor Gubernur Babel. Dalam kesempatan itu Gubernur menyampaikan selayang pandang tentang Bangka Belitung dari kondisi makro dan mikro.

Erzaldi mengatakan hingga saat ini Bangka Belitung masih menjadi daerah teraman. Sebab, dilihat dari kondisi lingkungan dan keamanan masih dalam level terkendali. Ia mencontohkan di Babel baru satu kali terjadi gempa kecil di Jebus dan belum pernah terjadi tindak kriminal yang besar seperti terorisme di Babel. Namun demikian, ia berharap tingkat keamanan di Babel tetap diprioritaskan.

"Alhamdulillah Babel termasuk daerah teraman hingga saat ini. Hanya satu kali terjadi gempa di Jebus dan belum pernah terjadi tindak kriminal besar seperti terorisme disini. Namun saya berharap tingkat keamanan di Babel tetap diprioritaskan, " ungkapnya.

Ia menjelaskan, sejak dahulu masyarakat Babel mata pencahariannya bergantung dari hasil tambang timah. Karena ketergantungan inilah menurutnya menyebabkan SDM di Babel menjadi kaku. Oleh sebab itu, saat ini Pemprov Babel sudah melakukan langkah-langkah transformasi dari pertambangan ke pariwisata, kelautan dan pertanian. Kedepan, Erzaldi mengatakan Babel akan terus melakukan pengembangan di bidang infrastruktur.

"Kami juga sudah meminta bantuan dari PT. Timah agar dapat memperbaiki lingkungan Babel yang rusak akibat tambang timah dengan reklamasi. Reklamasi ini rencananya dilakukan dengan menutup lahan tambang dan kemudian ditanam kembali dengan tumbuh-tumbuhan oleh masyarakat, " jelasnya.

Sementara itu Pimpinan rombongan Korsis Sesko TNI Bambang Sutrisno mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum yang sudah berjalan lima bulan. Jumlah keseluruhan siswa sebanyak 152 orang. KKDN ini menurut Bambang sesuai dengan kebijakan Panglima TNI saat ini konflik dan ancaman menjadi sulit diprediksi. Dampak tantangan dunia baru seperti teorisme, keamanan laut, perang siber, narkoba dan lain sebagainya. Oleh sebab itu dibutuhkan SDM keamanan yang berkualitas.

Lebih jauh Ia mengatakan pesta demokrasi lalu telah menunjukkan solidaritas TNI POLRI untuk bekerja dengan baik mengamankan bangsa Indonesia. Ia menghimbau seluruh anggota TNI harus peka dalam melihat segala ancaman. KKDN ini mempunyai peran penting agar SDM mampu menyusun konsep pertahanan wilayah indonesia kedepan.

Penulis : Suci Lestari

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved