Advetorial

Pengunjung Memadati Perayaan Ulambana Puri Tri Agung

TEMPAT Peribadatan Puri Tri Agung Sungailiat Kabupaten Bangka melaksanakan perayaan Ulambana. Pera­yaan ini guna memperingati hari Chit Ngiat Pan.

Pengunjung Memadati Perayaan Ulambana Puri Tri Agung
ist
Puri Tri Agung melanjutkan kegiatan dengan mengadakan bakti sosial beras, Minggu (18/8). 

BANGKAPOS.COM-- Tempat Peribadatan Puri Tri Agung Sungailiat Kabupaten Bangka melaksanakan perayaan Ulambana. Pera­yaan ini guna memperingati hari Chit Ngiat Pan.

Dalam perayaan Ulambana dimeriahkan dengan hiburan musik, atraksi baro­ngsai dari Bodhi Dharma Shaolin, tari tradisonal dan festival kuliner makanan khas Bangka, tentunya banyak menghibur masyarakat yang datang.

Panitia menyediakan banyak makanan diberikan secara gratis kepada masyarakat yang datang, seperti martabak, kue apem, thew fu fa, jagung keju susu, kopi ABC dan air minum Bolesa.

Ketua Pelaksana Acara, Then Yohannes mengatakan perayaan Ulambana ini dikenal masyarakat Bangka dengan sebutan semba­yang rebut namun keduanya mempunyai maksud dan arti yang sama.

“Kegiatan upacara Ulambana, kalau masyarakat Bangka dikenal dengan sembayang rebut. Ini kita laksanakan setahun sekali sembahyang arwah leluhur yang telah mendahului kita. Acara Ulambana dimulai pukul 10.00 pagi dipimpin Bhiksu Cung Lin dan lima bhiksu lainnya memulai ritual sembahyang. Bukan hanya orang yang sudah meninggal tetapi orang yang masih hidup juga didoakan agar sehat dan bahagia,” jelas Then Yohannes kepada wartawan, Jumat (16/8/2019).

Ia menambahkan tujuan kegiatan menjadi wadah untuk menjembatani orang yang ingin sembahyang ritual mengambil tempat di Puri Tri Agung.

Ritual sembayang rebut dimulai pada pukul 10.00 hingga 12.00 lalu sesi ke­duanya pukul 14.00 hingga 18.00. Pada ritual sembahyang juga dibuat patung disebut Tai Se Ja. Patung yang mencerminkan raja dari segala raja, yang akan dibakar pada puncak acara nantinya.

Dalam malam perayaan puncak kegiatan tersebut juga banyak diisi oleh para penyanyi dari Bangka, Ta­rian Bujang Miak yang menyumbang Tarian Campak, atraksi barongsai dari Bodhi Dharma Shaolin dan atraksi tonggak.

Selain itu acara pada malam harinya, sekitar pukul 22.00 dilaksanakan rebut makanan lalu puncaknya pembakaran patung Tai Se Ja.

Dalam acara didukung oleh Laskar Sekaban, Relawan dari Puri Tri Agung, masyarakat Rebo, Kepolisian, TNI AL dan unsur muspida lainnya.

Panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada peng­urus Klenteng Jaya Bhakti Rebo bapak Eric ku dan kawan-kawan juga kepada seluruh pendukung acara perayaan Ulambana di Puri Tri Agung 2019 ini. (adv/riu/may)

Bakti Sosial Puri Tri Agung

Puri Tri Agung melanjutkan kegiatan dengan mengadakan bakti sosial beras, Minggu (18/8). Bagi-bagi beras ini dilakukan dalam rangkaian perayaan Ulambana tahun 2019. Beras yang dibagikan berasal dari sumbangan para dermawan sebanyak 8,865 ton beras dan dibagikan ke masyarakat kurang mampu di sekitar Puri Tri Agung.
Beras yang dibagikan ke masyarkat ini diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan. Oleh karena itu Puri Tri Agung dengan melibatkan kepala lingkungan setempat yang sudah mengenal kondisi masyarakat dengan baik. Beras yang dibagikan dalam kemasan 5 Kilogram untuk satu kupon.
Panitia mengucapkan terima kasih kepada para donatour dan kepada masyarakat yang menerima sumbangan beras ini. Semoga para donatour diberikan limpahan rezeki dan kesehatan dan masyarakat yang menerima beras bisa bermanfaat. Diharapkan juga kegiatan bakti sosial ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahun dan bisa bertambah jumlah beras yang dibagikan ke masyarakat. (adv/riu/may)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved