Kriminalitas

Ini Modus Penipuan Honorer Pemprov Babel

Terbuai dengan janji Tyo yang mengaku bisa memasukkan anak-anak mereka masuk bekerja sebagai honorer

Ini Modus Penipuan Honorer Pemprov Babel
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kapolsek Mendo Barat AKP M Achwan dan Kanit Red Aipda Fery memberikan penjelasan hukum kepada korban penipuan masuk honorer Pemprov Kepulauan Bangka Belitung Selasa (20/8/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Para korban penipuan masuk honorer Pemprov Kepulauan mengaku terbuai dengan janji Tyo yang mengaku bisa memasukkan anak-anak mereka masuk bekerja sebagai honorer.

Warga juga mengaku merasa yakin karena salah seorang warga yakni Dul Hadi warga Kace yang mereka kenal. Mereka yang jadi korban antara lain warga Petaling, Kace dan Mendobarat.

Saat kasus ini sudah tercium ada yang tidak beres para korban tidak dapat menghubungi Tyo lagi sehingga Dul Hadi yang mereka cecar. Dul Hadi juga dibawa warga saat menandatangi Polsek Mendobarat.

"Kami tahunya sama si Dul karena itu dia harus tanggungjawab dan kembalikan uang kami kan waktu saya nyerahin duit 18 juta kepada Tyo di rumah Dul sekaligus menyaksikan," kata Nirwana ditemui di Polsek Mendobarat Selasa (20/8/2019)

Nirwana menambahkan bahwa dirinya harus menanggung malu akibat kejadian. Harapannya agar sang anak bisa bekerja juga pupus. "Kami berharap uang kami bisa balik lagi si penipu dan orang yang bantu harus dihukum," kata Nirwana.

Dul Hadi ditemui membantah sebagai kaki tangan Tyo bahkan juga menajdi korban penipuan karena ikut menyetorkan uang untuk dapat menjadikan anaknya masuk honorer Pemprov Kepulauan Bangka Belitung.

Dul Hadi menceritakan awalnya ia kebingungan mencarikan pekerjaan untuk sang anak. Suatu ketika saat ia ketempat temannya berkenalan dengan Tyo.

Setelah panjang lebar bercerita Tyo berjanji akan membantu mencarikan pekerjaan. Beberapa hari kemudian Tyo menghubungi dan mengatakan bisa memasukkan anaknya ke honorer Pol PP Pemrov Kepulauan Bangka Belitung dan meminta uang Rp 18 juta sebagai pelicin.
"Jadi saya juga kenal baru saya juga jadi korban masak saya yang ganti mana mampu lah pak," kata Dul Hadi

Dul Hadi menambahkan kemudian kabar sang anak akan jadi anggota Pol PP tersebar sejumlah warga mendatangi dan menanyakan apakah bisa anak anak mereka masuk honorer di pemprov. Walaupun sempat ia tolak namun akhirnya warga tersebut ia kenalkan dengan Tyo.

"Cuma begitu saja tuduhan saya ikut mendapatkan uang hasil penipuan itu demi Alllah tidak ada sama sekali saya ke Polsek hari ini bawa Al Quran siap disumpah karena saya tidak sama sekali terlibat," kata Dul Hadi

Kapolsek Mendo Barat AKP M Achwan mengatakan saat ini Tyo yang diduga sebagai pelaku utama menghilang dan masih dalam pencarian.

Untuk keterlibatan salah seorang warga Dul Hadi sejauh ini setelah dipelajari ada keterkaitan namun akan terbongkar jika Tyo bisa diamankan. Apalagi berdasarkan cerita nya Dul Hadi juga menjadi korban penipuan Tyo.

"Kunci kasus ini ada pada Ty maka karena kasus bukti para korban melibatkan dua wilayah yakni Polres Bangka dan Polres Pangkalpinang kita sarankan para korban segera melapor ke Polda Kepulauan Bangka Belitung," kata AKP M Achwan. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved