Berita Pangkalpinang

Pelaku Pembakaran Hutan Dapat Dikenakan Pasal Berlapis

Dinas Kehutanan sudah melakukan himbauan pencegahan kebakaran hutan kepada masyarakat mulai bulan April 2019 hingga sekarang

Pelaku Pembakaran Hutan Dapat Dikenakan Pasal Berlapis
( Foto Istimewa/ Dinas Kehutanan)
Saat memberi himbauan mengenai kesadaran peduli akan hutan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kehutanan sudah melakukan imbauan pencegahan kebakaran hutan kepada masyarakat mulai bulan April 2019 hingga sekarang. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membakar hutan baik sengaja ataupun tidak disengaja. Hukuman pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan pasal berlapis.

"Kita melakukan antisipasi, dan sudah membangun koordinasi dengan pihak Polda, Basarnas, dan pihak masyarakat yang dekat dengan kawasan hutan. Kita juga ada grup WhatsApp untuk memantau lokasi di semua titik hutan, ada Tim yang berperan saat kebakaran, dan pasca kebakaran," ungkap Jon Saragih, Kabid Perlindungan dan KSDAE. Selasa, (20/8/2019) pagi.

Jon Saragih juga mengatakan kesadaran masyarakat masih kurang, sebab seringnya membakar lahan produksi untuk perkebunan. Mengenai kebakaran yang disengaja Jon menyebutkan akan tetapi oknum yang tidak bertanggung jawab ini belum dapat diketahui pasti. Sehingga sulit untuk memberikan sanksi.

"Tentu saja akan kena sanksi, masuk area hutan yang dilarang saja kena sanksi pidana hukuman 3 tahun. Untuk kawasan yang dilarang biasanya ada plat pemberitahuan," ucap Jon Saragih.

Dia melanjutkan, apabila sengaja menimbulkan kebakaran akan melanggar Pasal 187 KUHP, sanksi pidana 12 tahun. Serta Pasal 108 UU RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dengan pidana penjara lama 12 Tahun, dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Selain itu, Dinas Kehutanan juga selalu memantau Hotspot titik yang memungkinkan terjadi kebakaran. Data Hotspot ini bisa berubah-ubah dalam waktu tertentu. Data terbaru yang diperoleh dari BMKG, ada 3 lokasi saat ini yang perlu diwaspadai terdeteksi satelit AQUA, dan SNPP adalah Kecamatan Kelapa, Muntok, dan Koba. (Cr2).

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved