Berita Pangkalpinang

Penjualan Daging Kerbau Beku Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi di Pangkalpinang

Penjualan daging sapi di Pasar Induk Pangkalpinang normal. Meskipun ada penurunan penjualan namun jumlahnya tidak tidak terlalu drastis.

Penjualan Daging Kerbau Beku Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi di Pangkalpinang
Bangkapos/Bryan Bimantoro
Seorang pembeli tengah memilih daging di Pasar Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM -- Penjualan daging sapi di Pasar Induk Pangkalpinang normal. Meskipun ada penurunan penjualan namun jumlahnya tidak terlalu drastis.

"Mungkin efek usai hari raya. Jadi orang-orang gak terlalu cari daging sapi," kata penjual daging sapi, Ijan ditemui bangkapos.com pada Selasa, (20/8/2019).

Ijan mengaku tidak tahu tentang masuknya daging kerbau impor ke Bangka. Dia menampik adanya penurunan penjualan karena daging impor.

"Tidak pengaruh. Harga tetap di angka Rp 110-115 ribu per kilogram," kata Ijan.

Terpisah, pemilik tempat penggilingan daging sapi di pasar mengaku pelanggannya tidak ada yang menggiling daging beku jenis kerbau.

"Semua pelanggan saya pakai daging sapi segar semua," kata pria yang enggan disebutkan namanya ini.

Hal yang sama juga dikatakan pedagang bakso di sekitaran Taman Merdeka. Ia memakai daging sapi segar karena untuk menjaga kualitas pentolnya.

"Tahu sih soal daging kerbau impor. Cuma kan itu berpengaruh ke rasa juga jadi pilih daging segar aja," ujar Soni. 

10 Ton Daging Kerbau Masuk Bangka

Kepala Perum Bulog Subdivre Bangka, Taufiqurokhmah TD mengatakan daging impor yang ada di pasaran bertujuan untuk menstabilkan harga pasar. Ia mengaku bahwa kebijakan itu adalah penugasan langsung dari Presiden.

Halaman
12
Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved