Berita Sungailiat

Ada 4,7 Persen Warga Miskin di Kabupaten Bangka, Mulkan Ajak ASN Bersedekah Melalui Program Semari

Kondisi masyarakat miskin di Kabupaten Bangka saat ini persentasenya 4,7 persen, sehingga harus perlu perhatian dan kepedulian pemerintah

Ada 4,7 Persen Warga Miskin di Kabupaten Bangka, Mulkan Ajak ASN Bersedekah Melalui Program Semari
IST/Pemkab Bangka
Bupati Bangka Mulkan memberikan bantuan dari program Semari Pemkab Bangka, foto diambil, Selasa (20/8/2019). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Bupati Kabupaten Bangka, Mulkan mengatakan dari program sedekah sehari limaratus rupiah (Semari) ini tentunya akan membantu masyarakat di Kabupaten Bangka. Dari sumbangan para ASN tersebut menjadi sumber utama untuk memberikan bantuan ke mereka yang memerlukan bantuan.

"Ya tentunya kita mengajak bersama para aparatur sipil negara, untuk ada rasa memiliki masyarakat khusunya Kabupaten Bangka, bukan hanya suatu permasalahan sakit, secara ekonomi kurang mampu juga akan kita bantu. Karena ini kepedulian dan tugas Pemerintah daerah,"kata Mulkan kepada bangkapos.com, Rabu (21/8/2019)

Mulkan menyebutkan kondisi masyarakat miskin di Kabupaten Bangka saat ini persentasenya 4,7 persen, sehingga harus perlu perhatian dan kepedulian pemerintah untuk terus mengurangi angka kemiskinan.

"Mereka sukarela boleh setiap hari dan bulanan secara teknis mereka atur, makin banyak bersedekah rezeki kita juga bertambah. Nanti kita pada tahun 2020, berdasarkan kesepakatan nanti volume sumbanganya, biar lebih banyak kita naikkan menjadi Rp 1000, biar lebih besar dan banyak masyarakat terbantu,"lanjutnya.

Sementara berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Bangka, jumlah ASN di Pemkab Bangka sebanyak 1.706 orang, jauh lebih banyak jumlah tenaga honorer yang mencapai 2.022 orang. Dengan jumlah seperti itu, bila semuanya menyumbangkan melalui program Semari maka akan semakin banyak warga kurang mampu terbantu.

Ketua Semari, Meina Lina mengatakan, Program Semari yang dilaksanakan oleh Kepemimpinan Bupati Mulkan dan Wakilnya Syahbudin telah dilaksanakan sejak awal Januari 2019 ini. Dengan memberikan bantuan uang atau alat bantu kesehatan untuk keluarga yang membutuhkan dan tidak mampu dalam segi pendapatan.

"Tujuanya, supaya pegawai peduli antar sesama, untuk mereka yang kurang beruntung dalam arti yang bisa kita bantu dengan bersedekah sebesar Rp 500 rupiah seharinya. Kami merasa pegawai tidak keberatan kalau kita sedekah, yang dikumpulkan oleh masing Dinas lalu disetorkan ke rekening Semari,"jelas Meina kepada bangkapos.com, Rabu (21/8/2019).

Ia menambahkan tidak banyak syarat yang dibutuhkan untuk setiap warga yang ingin mendapatkan bantuan dari Program Semari, hanya saja menyerahkan Surat Keterangan Miskin, Kartu Keluarga, KTP dan foto yang ingin menerima bantuan.

"Yang berhak misalnya ada warga sakit, kita berikan bantuan ada lagi yang penyakit bermacam macam dari orang tua hingga anak anak bisa kita bantu. Bila ada yang melaporkan atau mengajukan langsung kita bantu,"lanjutnya.

Sistem pengumpulan setiap SKPD mengumpulkan sendiri baik dengan sistem mingguan atau harian lalu hasilnya dikirimkan ke rekening yang telah ditentukan.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved