Akibat Kekeringan, BPBD Bangka Belitung Akan Terapkan Siaga Gawat Darurat

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan

Akibat Kekeringan, BPBD Bangka Belitung Akan Terapkan Siaga Gawat Darurat
dok bangka pos
Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa. 

Akibat Kekeringan, BPBD Bangka Belitung Akan Terapkan Siaga Gawat Darurat

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan, dampak kekeringan di wilayah Bangka Belitung semakin parah.

Kondisi saat ini semakin banyak warga yang membutuhkan air bersih untuk minum dan air untuk Mandi Cuci Kakus (MCK).

Kesusahan air bersih untuk minum dan air untuk MCK tersebut terjadi di sejumlah wilayah seperti Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka.

Pun demikian dengan tingkat kebakaran hutan dan lahan di Babel Dari biasanya hanya dua kali karhutla dalam sehari, sekarang karhutla bisa terjadi lebih dari delapan kali sehari.

"Dalam waktu dekat mungkin kami akan menerapkan siaga gawat darurat mengenai dampak kekeringan ini. Kami akan coba menginventarisir data dan mencari solusi terhadap dampak kekeringan ini," kata Mikron, Rabu (21/8/2019).

Akan ada upaya BPBD Babel menindaklanjuti kondisi dampak kekeringan saat ini. Mikron mengatakan, dampak kekeringan bagi tanaman komoditas seperti lada, sawit, karet, termasuk padi.

"Kami akan rapatkan untuk mencari solusi untuk mengatasi dampak kekeringan ini," ucap Mikron.

Mikron menjelaskan, BPBD memprediksi akan masih berlangsung hingga pertengahan November. "Air baku di kolong-kolong juga sudah mulai surut. Ini juga akan dibahas dalam rapat dengan tim terpadu yang terkait dengan dampak kekeringan ini," ucapnya.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved