Berita Pangkalpinang

Band Anima4black Terinspirasi Buat Lagu Kenegaraan Saat Berkunjung Ke Menumbing

Anima4black mungkin masih terdengar asing di antara nama-nama band yang sudah populer

Band Anima4black Terinspirasi Buat Lagu Kenegaraan Saat Berkunjung Ke Menumbing
Ist/Anima4black
Penampilan para personil Anima4black saat manggung 

BANGKAPOS.COM-- Anima4black mungkin masih terdengar asing di antara nama-nama band yang sudah populer dan berseliweran di televisi-televisi di Indonesia.

Terbentuk 2018 lalu, namun kiprahnya dibidang musik cukup diperhitungkan, mereka kerap menjuarai festival band baik ditingkat pelajar maupun umum.

"Sudah beberapa kali ke Bangka, lagu tema kenegaraan kami juga terinspirasi saat berkunjung ke Menumbing dan shooting video klipnya juga di Bangka, Maret kemarin kami diundang ke Bangka," kata Dea, sang vokalis Anima4black, mengawali pembicaraan.

Grup band yang digawangi Dea Cantika Febrianti sebagai vokalis dan keyboard, Shadiqa Rahmansyah sebagai pemain gitar, Prasiddha Nandiwardhana sebagai pemain bass, dan Andrea Aqila sebagai penabuh drum ini mulai debutnya 2018 lalu.

Meski status para personilnya masih pelajar, siapa sangka setiap event yang diikuti selalu menjadi perhatian dan mendapat juara, mulai dari festival band yang diadakan kementrian pendidikan, Erlangga talent week, hingga gitaris dan vokalis terbaik sudah mereka juarai.

"Keinginan awal terbentuknya band ini karena kami hobi musik, kemudian grup band pelajar yang berkualitas sangat jarang, sehingga muncullah ide untuk membentuk sebuah grup band dan cikal bakal Anima4black," ungkap Dea.

Dia mengungkapkan, nama Anima diambil mereka dari bahasa Italia yang berarti jiwa dan angka empat merupakan personil mereka, black karena rata-rata personilnya menyukai warna hitam.

Aliran musik mereka rock, dan sekarang sering diundang diberbagai acara atau kegiatan-kegiatan,
Pihaknyapun, rencananya akan merilis singel pertamanya di bulan September nanti.

" Coveran lagu kami tema kenegaraan sudah bisa dinikmati di YouTube Anima4black, itu ide awalnya saat kami mengunjungi Bangka tepatnya Menumbing, maka lahirlah itu, shootingnya juga di Bangka," lanjut Dea.

Sementara manager Anima4black, Andis W Darmawan menyampaikan, awalnya ini cukup sulit, dalam arti antara membagi waktu, antara sekolah, bermain dan musik.

Seiring berjalannya waktu kemudian ini menjadi biasa, karena disingkronkan, misalnya bersamaan antara sekolah dengan musik, kadang harus minta izin agar tidak terjadi benturan.

"Personilnya semua pelajar, mereka harus belajar, kami menyesuaikan, dan ini butuh kerja keras, tapi Alhamdulillah sampai sekarang mereka baik-baik saja, prestasi mereka juga bagus, sekolah lancar, ngeben juga jalan," ungkapnya.

Menurut Andis, para personil Band Anima4black ini memiliki peluang yang bagus, apalagi mereka hobi bermusik, masih muda, contoh saat ini mereka mengcover lagu kemerdekaan animo atau sambutan masyarakat sangat baik.

Coba lihat di cancel YouTube-nya Anima4black, lagu tersebut, apresiasinya luar biasa, dan mudah-mudahan September nanti rilis singel juga disambut antusias.

"Anima4black ini sudah tiga kali main di Bangka, Maret 2019 kemarin main di Panti Wangka, jadi Bangka merupakan rumah kedua," kata Andis. (Bangkapos.co/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved