Fakta Sebenarnya Tentang Kabar Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Jadi Rp 120 Ribu

Belum lama ini, terdengar sayup-sayup rencana kenaikan iuran BPJS. Akan tetapi, kenaikan iuran BPJS ini nampaknya masih jadi bahan kajian pemerintah.

Fakta Sebenarnya Tentang Kabar Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Jadi Rp 120 Ribu
Tribunlampung/Eka
Ilustrasi - Petugas BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung sedang melayani peserta JKN-KIS. 

BANGKAPOS.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tengah berbenah diri demi kelancaran jalannya proses bagi para pesertanya.

Belum lama ini, terdengar sayup-sayup rencana kenaikan iuran BPJS. Akan tetapi, kenaikan iuran BPJS ini nampaknya masih jadi bahan kajian pemerintah.

Meski begitu, kenaikan ini hampir dipastikan terjadi. Hanya soal besarannya saja yang belum ditentukan.

Sebab, melalui kebijakan kenaikan inilah pemerintah berharap defisit keuangan yang dialami oleh BPJS Kesehatan dapat segera dilalui.

"Kami menunggu dan berharap agar ada solusi yang komprehensif atas masalah yang dihadapi BPJS Kesehatan," tutur Kepala Humas BPJS Kesehatan M.Iqbal Anas Ma'ruf kepada Kontan.co.id, Jumat (16/8/2019)

Iqbal mengatakan, pihaknya hanya bisa menunggu karena persetujuan kenaikan iuran BPJS kesehatan merupakan kewenangan pemerintah yakni Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan.

"Kewenangan BPJS Kesehatan bukan untuk menyetujui besaran kenaikan iuran," tambah Iqbal.

Iqbal pun melanjutkan, dari sisi kelembagaan, yang mengusulkan penyesuaian tarif JKN-KIS adalah Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

Sebelumnya, DJSN sudah mengusulkan kenaikan tarif jaminan kesehatan sosial yang dikelola BPJS Kesehatan.

Usulan kenaikan tarif berkisar Rp16.500 hingga Rp40.000 sesuai dengan jenis kelas masing-masing peserta.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved