Ini yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Bajakah sebagai Obat Kanker yang Marak Dijual Online

Bajakah, tanaman hutan asal Kalimantan yang diyakini bisa mengobati kanker semakin populer, bahkan mulai dperjualbelikan melalui online.

Ini yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Bajakah sebagai Obat Kanker yang Marak Dijual Online
Tangkap layar marketplace
Bajakah mulai dijual secara online. Masyarakat diimbau mempertimbangkan secara matang sebelum memutuskan membelinya. 

BANGKAPOS.COM – Bajakah, tanaman hutan asal Kalimantan yang diyakini bisa mengobati kanker semakin populer, bahkan mulai dperjualbelikan melalui online.

Nama tanaman ini menjadi perbincangan hangat selama hampir dua pekan terakhir setelah hasil penelitian siswa sebuah SMA negeri di Palangkaraya menemukan bahwan tanaman khas hutan Kalimantan Tengah ini diklaim bisa menyembuhkan penyakit kanker.

Temuan soal khasiat bajakah ini mengantarkan para siswa itu mendapatkan medali emas dalam World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, beberapa waktu lalu.

Tak lama berselang, akhir pekan lalu, Kompas.com menelusuri penjualan bajakah secara online di dua marketplace.

Hasilnya, ditemukan banyak penjual online yang menjual bajakah dengan harga bervariasi.

Awas! Salah Minum Air Bajakah Bisa Fatal, Akarnya Marak Dijual dengan Harga Fantastis

Dari penelusuran Kompas.com, ada yang menjual bajakah seharga Rp 30.000 untuk berat 125 gram.

Ada pula yang menjual hingga Rp 2 juta untuk 1 kilogram bajakah.

Sebagian besar penjual online menyebutkan lokasinya dari sejumlah daerah di Kalimantan, ada pula daerah di Jawa Tengah.

Bagaimana menyikapi hal ini, dan apa yang harus diperhatikan sebelum memutuskan percaya dan membeli bajakah secara online?

Bajakah Ternyata Sudah Turun Temurun Digunakan Masyarakat Dayak Sebagai Obat Kanker

Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Ina Rosalina, Sp.A(K), MH.Kes mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan tidak sembarangan membeli obat herbal, termasuk bajakah.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved