Tingkat Kekeruhan Air Baku PDAM Kolong Pedindang Berkurang

Sumber air baku PDAM Tirta Pinang Kota Pangkalpinang khususnya di Kolong Pendindang yang sebelumnya mengalami masalah tingkat kekeruhan yang tinggi

BANGKAPOS COM -- Sumber air baku Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Kota Pangkalpinang khususnya di Kolong Pendindang yang sebelumnya mengalami masalah tingkat kekeruhan yang tinggi mencapai 2.000 lebih ntu, namun kini tingkat kekeruhan air baku tersebut menurun drastis hanya 596 ntu pada, Rabu (21/08/2019) siang.

"Mari kita lihat langsung ke lapangan, sumber air baku Kolong Pedindang saat ini tingkat kekeruhannya jauh menurun, dari sebelumnya sempat mencapai 2.000 lebih ntu kini turun menjadi 596 ntu. Sebelumnya air baku berwarna kekuningan, sekarang ini air baku berwarna bening kehijauan," kata Juniar Nangtjik, Direktur PDAM Tirta Pinang diwakili stafnya, Dimas saat ditemui Bangkapos.com, Rabu (21/08/2019) di kantornya.

Diungkapkannya, sampai saat ini meskipun musim kemarau cukup lama namun belum terlihat ada penurunan volume air kolong, karena aliran air dari sungai di bagian hulu kolong masih lancar masuk ke dalam Kolong.

"Air sungai yang masuk ke kolong Pedindang saat ini kondisinya airnya bagus atau tidak begitu keruh lagi. Kemungkinan karena saat ini musim kemarau sehingga para penambang TI ilegal di kawasan Bukit Mangkol kesulitan mendapatkan sumber air untuk menambang sehingga menghentikan aktifitasnya," ujar Dimas.

Ditegaskannya, meskipun saat ini belum ada hujan yang turun, diperkirakan hingga 2-3 bulan ke depan suplai air baku Kolong Pedindang masih aman.

"Alhamdulillah sampai saat ini suplai air bersih ke rumah-rumah pelanggan yang ada di wilayah dalam Kota Pangkalpinang masih aman dan tetap beroperasi selama 24 jam nonstop," ungkapnya.

Diakuinya untuk sumber air baku di Kolong Baciang memang saat ini ada sedikit mengalami penurunan ketinggian air baku, namun tidak signifikan dan masih aman untuk digunakan mensuplai kebutuhan para pelanggan.

'Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi turun hujan, karena saat ini di beberapa tempat sudah mulai turun hujan," harapnya.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved