Berita Pangkalpinang

Bangka Belitung Sceper Community Telah Diakui Internasional

Sceper yang merupakan sebutan untuk para penghobi aquascape atau perias aquarium yang tergabung dalam Bascom

Bangka Belitung Sceper Community Telah Diakui Internasional
Ist/Bascom
Bascom (Bangka Belitung Scaper Community) dan penerimaan hadiah saat mengikuti kejuaraan 

BANGKAPOS.COM--Sceper yang merupakan sebutan untuk para penghobi aquascape atau perias aquarium yang tergabung dalam Bascom (Bangka Belitung Sceper Community), Kepulauan Bangka Belitung telah diakui internasional.

Terbukti dari berbagai event atau kejuaraan yang mereka ikuti selalu menjadi perhatian, seperti juara granchampion Nusatic Indosceperace 2018, kontes foto nano Tank CHIP 2018 di China, kemudian kontes foto IAPLC dan masih banyak lagi lainnya yang mereka raih.

Ketua Bascom, Arman menyampaikan, teman-teman komunitas memang rutin mengikuti kejuaraan atau event, baik di tingkat nasional maupun internasional, dan tidak jarang mereka mendapat penghargaan.

Babel United FC Siap Balas Dendam ke Cilegon United, Pemain Teranyar Bakal Diturunkan

"Rencananya akhir November nanti ada lagi event namanya Nusatic aquascape Contes, kalau tidak ada halangan teman-teman berencana ikut, dan event tersebut memang setiap tahun dilaksanakan," ungkap Arman.

Arman menerangkan, Bascom sebetulnya memang sudah sejak lama ada, komunitas ini merupakan gabungan dari berbagai cabang-cabang yang ada di Babel, seperti Pangkalpinang, Bangka dan kabupaten lainnya.

Perkembangannya pun cukup pesat, karena banyak yang hobi kemudian merambah ikut bergabung di komunitas dan mengikuti kejuaraan.

"Secara individu 2013 itu sudah masuk aquascape di Babel, tapi memang untuk toko peralatan masih belum ada, teman-teman harus membeli peralatan dari luar, nah di tahun 2016 itu sudah mulai menggeliat, toko-toko itu sudah mulai ada dan hingga sekarang, cari peralatan untuk ini cukup mudah," sebut Arman.

Menurut Arman, menggeluti bidang ini gampang-gampang susah, ada teknik dan konsepnya, tidak asal tata atau isi di aquarium semata.

"Misal untuk tanaman, ada tanaman depan, tengah dan belakang, kemudian tema yang ingin dibuat apa, ada hutan, alami, atau tema bonsai dan sebagainya," imbuhnya.

Di Babel, dijelaskan Arman, bahan-bahan untuk menghias aquarium cukup mudah ditemui, seperti pasir, akar, hanya saja tanaman yang agak sulit karena ada yang harus kirim dari luar.

"Kalau bahan sekarang gampang, kalau kendala lebih ke perhatian sih, baik itu pemerintah atau swasta karena kami juga mengangkat nama Babel setiap ada kegiatan, kami juga sebetulnya ikut melestarikan lingkungan," terangnya.

(Bangkapos/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved