Bayi di Malaysia Bisa Mendaftar Haji Tapi Masa Tunggu Ibadah Haji ke Makkah 121 Tahun

Otoritas pengendali haji Malaysia dan Indonesia bertemu di Makkah, Selasa (20/8/2019). Dalam pertemuan tersebut kedua

Bayi di Malaysia Bisa Mendaftar Haji Tapi Masa Tunggu Ibadah Haji ke Makkah 121 Tahun
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Masjidil Haram pada Selasa (16/7/2019) mulai dipadati jemaah haji dari berbagai negara. Pelaksanaan puncak haji 9 Dzulhijjah Wukuf di Arafah tahun ini jatuh pada 10 Agustus 2019. 

Bayi di Malaysia Bisa Mendaftar Haji Tapi Masa Tunggu Ibadah Haji ke Makkah 121 Tahun

BANGKAPOS.COM - Otoritas pengendali haji Malaysia dan Indonesia bertemu di Makkah, Selasa (20/8/2019).

Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak memperbincangkan manajemen pengelolaan jemaah haji dari sejak masa pendaftaran hingga manajemen di Tanah Suci.

Terdapat perbedaan signifakan antara Indonesia dan Malaysia dalam pengelolaan jemaah haji.

Pastinya jumlah jemaah haji lebih besar yakni sebanyak 231 ribu jemaah haji sedangkan Malaysia hanya mengelola 32 ribu jemaah haji.

Perbedaan lain adalah soal pendaftaran haji.

Warga Malaysia ternyata begitu lahir bisa langsung daftar haji dengan membuka rekening di Tabung Haji minimal 2 Ringgit Malaysia sedangkan di Indonesia baru bisa daftar saat usia 15 tahun dengan masa tunggu 20 tahun.

“Begitu lahir bisa langsung buka account di Tabung Haji tapi masa tunggunya 121 tahun. Dia akan punya masa pendek antrian setelah melunasi seluruh biaya pembayaran,” kata Ketua Rombongan Haji Malaysia Dato' Sri Syed Saleh Bin Syed Abdul Rahmad.

Pertemuan Tabung Haji Malaysia dengan Misi Haji Indonesia di Makkah, Selasa (20/8/2019). Otoritas pengendali perhajian kedua negara bertemua untuk bertukar informasi pengelolaan haji.
Pertemuan Tabung Haji Malaysia dengan Misi Haji Indonesia di Makkah, Selasa (20/8/2019). Otoritas pengendali perhajian kedua negara bertemua untuk bertukar informasi pengelolaan haji. (Tribunnews/Bahauddin/MCH2019)

Sri Syed Saleh mengatakan kuota haji Malaysia tahun ini sebanyak 30.200 kursi, dia menambahkan peminat haji di Malaysia sangat tinggi sehari pendaftar haji bisa 1000 orang. Dan hingga saat ini sudah ada kurang lebih 4 juta jemaah yang menunggu antrian berangkat haji.”Jadi dalam 1 bulan kita bisa menerima 30 ribu pendaftar haji, habis sudah kuotanya,” katanya.

Malaysia mengakui sangat kagum dengan Indonesia karena mampu mengatur jemaah haji yang jumlahnya sangat besar sebanyak 231 ribu jemaah dengan rapi dan tertib.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved