Berita Pangkalpinang

Disnaker Minta Tambah Dana Pengawasan, Darusman: Butuh Niat Baik Atasi Persoalan Pekerja

Terkait diakomodirnya oleh DPRD, dana pengawasan untuk Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Bangka Belitung (Babel) sebesar Rp 300 juta.

Disnaker Minta Tambah Dana Pengawasan, Darusman: Butuh Niat Baik Atasi Persoalan Pekerja
(Muhammad Rizki/R1)
Ketua SPSI Babel, Darusman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua SPSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darusman mengungkapkan permasalahan pekerja di Bangka Belitung tidak melulu soal dana. Akan tetapi dibutuhkan niat baik dari pemerintah khususnya Gubernur Erzaldi Roesman.

Hal tersebut ia ungkapkan terkait diakomodirnya dana pengawasan untuk Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Bangka Belitung (Babel) sebesar Rp 300 juta oleh DPRD.

"Seharusnya dana tidak menjadi alasan Disnaker bekerja tidak optimal," ungkap Darusman kepada bangkapos.com, Kamis (22/8/2019) 

Lanjut Darusman, seharusnya hal tersebut tidak menjadi alasan.  "Seharusnya ya. Saya tidak mengatakan itu bagian dari kebohongan, tapi ironis kah jika hanya dikarenakan dana, tapi sudah lah terlepas itu semua setidaknya kita sudah punya niat baik," ujar Darusman.

Darusman mengatakan sudah dari jauh hari SPSI berharap agar Disnaker mampu mengawasi secara efektif, karena bagaimana pun hal ini adalah program pemerintah, bukan program SPSI.

"SPSI tugasnya hanya monitoring dan menjadi kontrol sosial, dan sebagai pembela apabila ada anggotanya yang tidak terlindungi," ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mendesak Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk menyerahkan data perusahaan yang belum memenuhi kewajiban mendaftarkan pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan.

"Sampai hari ini kita belum menerima data tersebut," ujar Didit, Kamis (22/8) kepada Bangkapos.com.

Ia mengatakan, data tersebut penting untuk memantau dan mengawasi perusahaan mana saja yang masih membandel di Babel.

Didit mengaku kerap mendengarkan keluh kesah pengusaha terkait banyaknya pengawasan terhadap mereka. Para pengusaha tersebut berharap pengawasan cukup dilakukan oleh Disnaker saja.

(Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved