Berita Pangkalpinang

Ponton dan Sakan Tambang Ilegal Dimusnahkan Tim Gabungan Polres Pangkalpinang

Tim gabungan yang terdiri dari Polres Pangkalpinang, Polsek Taman Sari, TNI dan Sat Pol PP, melakukan tindakan tegas dengan membakar sakan dan ponton

Ponton dan Sakan Tambang Ilegal Dimusnahkan Tim Gabungan Polres Pangkalpinang
bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Anggota Sat Pol PP melakukan hal penindakan terhadap aktifitas tambang ilegal di Gang mawar tujuh Kec. Opas, Kamis (22/08). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim gabungan lakukan tindakan tegas terhadap tambang ilegal di Gang Mawar tujuh Kelurahan Opas, Kamis (22/08).

Tim gabungan yang terdiri dari Polres Pangkalpinang, Polsek Taman Sari, TNI dan Sat Pol PP, melakukan tindakan tegas dengan membakar sakan dan ponton yang berada di lokasi.

Terdapat tujuh sakan dan empat ponton yang dibakar dan dimusnahkan oleh tim gabungan. Untuk ponton, mesin yang digunakan untuk menyedot air juga dihancurkan oleh tim gabungan.

Lokasi tambang ilegal berada di dekat permukiman warga, namun ada lokasi tambang ilegal yang sulit dijangkau oleh tim gabungan.

Lokasi yang cukup sulit dijangkau tersebut karena harus menyebrang aliran sungai. Untuk menjangkau lokasi tersebut, tim gabungan harus melewati sebuah jembatan yang terbuat dari beberapa batang pohon.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang saat berada di lokasi mengatakan aparat kepolisian telah melakukan tindakan tegas guna memberi efek jera bagi penambang ilegal.

"Sebelum kami melakukan tindakan ini, kami sudah datang dan menghimbau untuk berhenti beroperasi. Namun kita lihat sendiri masih banyak alat-alat tambang dan tentu sekarang akan kita musnahkan," tegas Kompol Jadiman.

Lebih lanjut saat tim gabungan melakukan razia, tidak terlihat aktifitas para penambang. Diketahui menurut warga sekitar, para penambang biasa melakukan aktivitas tambang ilegal pada malam hari.

"Biasanya malam sampai subuh mereka (penambang) disini," ujar satu diantara warga.

(bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved