Bakamla RI Temukan Pekerja Asing di Kapal Tangkan, Irawan : Kita Bongkar Semuanya

Penangkapan lima kapal oleh Bakamla RI ternyata mengungkap banyak fakta baru. Tak hanya soal izin, namun dugaan adanya sindikat orang asing

Bakamla RI Temukan Pekerja Asing di Kapal Tangkan, Irawan : Kita Bongkar Semuanya
bangkapos.com/ferylaskari
Wakapolda Babel Janji Proses Kasus Lima Kapal Tangkapan Bakamla RI 

Bakamla RI Temukan Pekerja Asing di Kapal Tangkan, Irawan : Kita Bongkar Semuanya

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penangkapan lima kapal oleh Bakamla RI ternyata mengungkap banyak fakta baru. Tak hanya soal izin, namun dugaan adanya sindikat orang asing.

Hal ini diungkapkan Sestama Bakamla RI, Laksamana Muda (Laksda) S Irawan MM.

"Ini gambarannya sudah kesekian kali mereka melakukan (pelanggaran), dan mengelabui beberapan petugas," kata Irawan MM, Jumat (23/8/2019).

Oleh karenanya lanjut Irawan, hasil penyidikan nanti akan diketahui berapa kerugian negara akibat pelanggaran kapal tersebut. Apalagi di dalam kapal tangkapan itu ditemukan sejumlah warga asing, yang sementara ini diketahui berstatus sebagai pekerja.

"Tidak menutup kemungkinan sindikatnya orang asing juga. Maka kita sedang olah semua (kasus tangkapan lima kapal itu -red)," katanya.

Diakui Irawan, BBM jenis solar diduga ilegal yang dipasok oleh empat kapal jenis SPOB/MT ke kapal Isap (KIP) diperoleh dari tempat- tempat yang ilegal juga.

"Karena tanpa ijin Pertamina, minyak-minyak ini digunakan untuk kapal kapal timah itu (KIP). Kemudian mereka melakukan ship to ship (dari kapal ke kapal), minyak ini diduga akan dibawa keluar juga (keluar Indonesia)," katanya.

Irwan menegaskan kasus ini perlu dilakukan penyelidikan secara rinci supaya dapat mengungkap semua fakta yang ada

"Ini akan kita selidiki semua, ini kita serahkan ke Polda Babel," katanya.

"Pasti ini akan berlanjut, kita bongkar semuanya, ini akan berlanjut. Akan kita bongkar sampai ke sindikat sindikatnya, apalagi melibatkan orang-orang asing ini," katanya.

Lalu terkait penangkapan lima kapal tersebut oleh Bakamla, siapa tersangkanya? "Kalau tersangka semua pelaku. ABK masih dalam proses penyidikan dari pihak kepolisian dan ESDM," kata Irawan seraya menyebut barang bukti BBM yang disita sekitar 500 ton dan timah masih akan dihitung ulang.

(bangkapos.com/ferylaskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved