Berita Sungailiat

Pihak DLH Sesalkan Maraknya Penambangan Ilegal Rusak Lingkungan, Tidak Lakukan Penghijauan

maraknya aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Bangka yang berakibat pada rusaknya lingkungan menjadi keluhan pihak DLH

Pihak DLH Sesalkan Maraknya Penambangan Ilegal Rusak Lingkungan, Tidak Lakukan Penghijauan
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bangka, Insyira Subagia 

BANGKAPOS.COM-- Masih maraknya aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Bangka yang berakibat pada rusaknya lingkungan menjadi keluhan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Mereka menyayangkan aktivitas ilegal ini merusak alam namun tidak kembali menimbun lubang dan menghijaukan kembali lingkungan yang telah di tambangnya.

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bangka, Insyira Subagia, menyesalkan banyak aktivitas pertambangan yang tidak diimbangi dengan kegiatan penghijauan kembali, sehingga berdampak pada kerusakan pada lingkungan.

"Diharapkan masyarakat memiliki rasa kepedulian lingkungan disekitar kita, siapa lagi kalau bukan diri kita untuk menjaga melestariakan, melindungi daerah kita, siapapun yang melaksanakan kegiatan boleh saja, tetapi kembalikan seperti semula, seperti bekas tambang di timbun lagi agar area itu bisa dimanfaatkan kembali, jangan ditinggal begitu saja," imbau Insyira kepada Bangkapos.com, Jumat (23/8/2019).

Menuruttnya jika dibiarkan, bisa saja terjadi bencana seperti abrasi, longsor dan banjir tentunya akan merugikan masyarakat, karena berdampak pada lingkungan pemukiman.

"Terutama daerah pemukiman, yang seharusnya untuk pengembangan pemukiman, ataupun daerah sepadan jalan dan sungai, yang harus bebas dari pertambangan, harus dijaga, harapan kita setelah melakukan pertambangan minimal mereka melakukan reklamsi kembali, karena kita juga bukan berpikir sekarang saja, namun untuk anak cucu kita nantinya," ungkap Insyira.

Ia menegaskan, pada dasarnya, pihak Pemerintah tidak menutup dan anti investor, tetapi diharapkan setiap kegiatan yang telah dilaksanakan bisa di pertanggungjawab terhadap kegiatan setiap pasca tambang.

"Karena kita hidup ini selalu bergulir, tidak selamanya kita yang bertahan, tetapi ada anak cucu menjalani dan menikmatinya nanti. Dari Pemerintah pada dasarnya juga tidak menutup diri dengan investor untuk berinvestasi namun harus dilakukan aturan yang berlaku, dan bertanggung jawab terhadap kegiatan yang dilaksanakan," tegasnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved