Ratusan Hektare sawah di Desa Rias Toboali Terancam Gagal Panen

Ratusan hektare sawah di Desa Trans Rias SPA, Kecamatan Toboali terancam gagal panen.

Ratusan Hektare sawah di Desa Rias Toboali Terancam Gagal Panen
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Muhammad Turmuzi, Jumat (23/8/2019) saat berada di hamparan petak sawah di Desa Rias Toboali. 

Ratusan Hektare sawah di Desa Rias Toboali Terancam Gagal Panen

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ratusan hektare sawah di Desa Trans Rias SPA, Kecamatan Toboali terancam gagal panen.

Pasalanya, sejak beberapa bulan terakhir ratusan hektar sawah tersebut tak lagi dialiri air.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sepakat Jaya, Ariyanto, menyebut saat ini kurang lebih sekitar 400 hingga 600 hektar sawah di desa trans Rias SPA, terancam gagal panen.

Hal ini dikarenakan tidak adanya suplay air akibat musim kemarau. Selain itu, air yang berasal dari bendungan Mentukul, belum bisa dialiri air ke desa Trans Rias SPA.

"Kalau yang terancam gagal panen kurang lebih sekitar empat ratus sampai enam ratus hektar. Selain karena memang musim kemarau, air yang dari Bendungan Mentukul belum bisa teraliri karena masih ada kendala pembebasan lahan," ujar Ariyanto, melalui sambungan telepon, Jumat (23/8/2019) sore.

Lebih lanjut dikatakan Ariyanto, persoalan tersebut telah disampikan pihaknya ke pemerintah daerah. Bahkan kemarin, pemerintah kabupaten dan provinsi telah turun mengantisipasi kekeringan tersebut.

"Kemarin sudah kami sampaikam, dan dari dinas pertanian kabupaten provinsi pun sudah turun, menyiasati kondisi tersebut. Salah satunya ada wacana pemindahan pompa air yang terletak di kolong Pumpung," bebernya.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved