Iuran Peserta BPJS Kesehatan Bakal Naik, Ini Rincian Kenaikan dan Alasan Kenapa Dinaikkan

Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Republik Indonesia sedang bersiap Menyerahkan rencana penyesuaian iuran peserta BPJS Kesehatan kepada Presiden

Iuran Peserta BPJS Kesehatan Bakal Naik, Ini Rincian Kenaikan dan Alasan Kenapa Dinaikkan
Tribunlampung/Eka
Ilustrasi - Petugas BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung sedang melayani peserta JKN-KIS. 

Kalau dikira-kira dari rencana kenaikan pada kelas mandiri besarannya memang terbilang besar, namun besaran ini disesuaikan dengan beban defisit.

Seperti yang banyak diberitakan sebelumnya, defisit BPJS setiap tahunnya terus bertambah dan hingga akhir tahun 2019 jumlahnya diperkirakan mencapai Rp 28 triliun, dengan adanya penyesuaian biaya diprediksikan pda 2021 sudah tidak defisit lagi.

“Surplus 4,8 triliun untuk 2021, setahun dijalankan preminya pada 2020 bisa sudah tidak defisit karena biaya perbulan meningkat atau yang disebut cost per member per month,” kata Ahmad Ansyori.

Di Balik Penjara, Ahok Jatuh Cinta pada Puput dan Sosok Ini Jadi Mak Comblang Lalu Menikah

Kemudian besaran rencana iuran juga telah disesuaikan dengan kemampuan masyarakat (ATP) agar jangan sampai masyarakat menunggak membayar kemudian terjadi hutang lagi dan fungsi BPJS tidak berjalan.

“Tetap ada kewajiban bayar BPJS Kesehatan yang jangan menjadi terlambat,” pungkas Ahmad Ansyori. ( Apfia Tioconny Billy)

Berita ini telah terbit di TRIBUNNEWS.COM berjudul Alasan Iuran Peserta BPJS Dinaikkan dan Cara Perhitungannya

Penulis: tidakada008
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved