Berita Pangkalpinang

Live Session Perspektif Lokal, Wadah Band Indie Lokal Babel Berkarya

Perspektif Lokal yang diselenggarakan oleh Jalan Pintas PGK x Ruang Imaginer, Selasa (20/8/2019) di Taman Wihelmina

Live Session Perspektif Lokal, Wadah Band Indie Lokal Babel Berkarya
(Foto Istimewa)
Kegiatan showcase perspektif lokal berlangsung perform 3 band Indie Lokal Babel 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perspektif Lokal yang diselenggarakan oleh Jalan Pintas PGK x Ruang Imaginer, Selasa (20/8/2019) di Taman Wihelmina, kota Pangkalpinang sebagai wadah Band Indie Lokal dari Babel untuk berkarya.

Showcase ini menampilkan 3 band Indie yakni Shandya, Sisi Lain, dan Hozhayate. Indie sendiri bukalah suatu genre. Istilah indie diambil dari kata independent yang berarti merdeka, bebas, mandiri, dan tidak bergantung.

"Sudah beberapa kali melakukan showcase seperti ini, tapi mungkin banyak yang belum tau. Tujuan kami mengadakan showcase ini untuk memperkenalkan bahwa band Indie lokal Babel bagus, dan punya bakat," ungkap Oka Dwi Putra, satu penyelenggara acara Perspektif Lokal saat ditemui Bangkapos.com. Kamis, (22/8/2019).

Showcase ini sudah diadakan sebanyak 8 kali selama 2 tahun berdiri. Konsep mereka kemarin bukan hanya banyak penonton tapi untuk stage video, dan kebutuhan Youtube. Kemudian video disebar karena mengingat generasi milenial yang menjunjung tinggi konten digital ini.

Band-band lokal yang tampil pada showcase ini menyanyikan lagu ciptaan sendiri (bukan covering). Shandya 6 lagu, Sisi lain 3 lagu, dan Hozhayate 6 lagu.

Harapan mereka kedepannya agar masyarakat memberikan apresiasi terhadap band-band Indie lokal Babel. Serta kedepannya disetiap cafe-cafe di Babel menyanyikan lagu Indie band lokal biar meningkatkan local pride (cinta akan karya lokal).

Satu dari band yang tampil di showcase ini ada yang membanggakan Babel, baru-baru ini band Shandya menjadi Top 3 Nasional Go Ahead Challenge. Serta Awal September 2019 nanti Shandya akan tampil di Festival Musik Soundrenaline di Bali.

Shandya dalam bahasa India diartikan Senja, bila dalam bahasa sangsekerta diartikan Cahaya. 6 judul lagu ciptaan mereka yang terkenal dikalanga muda khususnya mahasiswa adalah Hei!, Kala Luang, Kincir Imaji, Janji Temu, Linimasa Kini, dan Before Asleep.

Shandya ini terdiri dar 3 personil.

1. Isty Ulfartha
Isty merupakan vokalis, dan gitaris. Gadis kelahiran 1995 ini saat SMA sudah mulai aktif dalam festival musik. Isty hobi mendengarkan musik Jazz, dan Blues karena merasa genre tersebut cocok dengan suara musiknya. Akhir pekannya dihabiskan menyanyi di cafe-cafe.

2. Ezra Prayoga
Ezra sebagai pemain flute, kelahiran 1996. Dia seorang mahasiswa dari sebuah Institut Negeri Bangka Belitung. Sejak SD sudah gemar mengikuti sanggar seni tradisional, dan karawitan sebagai pemain perkusi, dan beberapa alat tiup tradisonal lainnya.

3. Donius Septiawan
Donius sebagai gitaris, kelahiran 1995. Dia seorang tenaga farmasi di Rumah Sakit Swasta Pangkalpinang. Pengemar karya Ismail Marzuki ini mulai menggemari musik sejak SMA dengan dasar gitar klasik. (Cr2)

(Bangkapos.com/ Cici Nasya Nita)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved