Advertorial

MKNU Meneguhkan Amaliah, Fikrah dan Harokah An Nahdliya

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengeluarkan surat keputusan caretaker terhadap Pengurus Wilayah NU (PWNU) Provinsi Bangka Belitung.

MKNU Meneguhkan Amaliah, Fikrah dan Harokah An Nahdliya
Ist/NU
Kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama yang dihadiri Instruktur dari PBNU dengan melibatkan PCNU, Pengasuh Pesantren se-Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM-- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengeluarkan surat keputusan caretaker terhadap Pengurus Wilayah NU (PWNU) Provinsi Bangka Belitung.

Keputusan ini dilakukan untuk melindungi warga Nahdliyin, dan menjaga Amaliah, fikrah dan harokah ahlussunnah wal jamaah an nahdliya di Bangka Belitung.

"Masyarakat Bangka Belitung perlu mengetahui bahwa Keputusan PBNU melakukan caretaker atas Kepengurusan Wilayah Nahdaltul Ulama Provinsi Bangka Belitung merupakan langkah organisatoris berdasarkan AD/ART, untuk melindungi warga Nahdliyin Bangka Belitung," jelas Ketua Caretaker PWNU Bangka Belitung, KH Aizzudin Abdurrahman di Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

Kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama yang dihadiri Instruktur dari PBNU dengan melibatkan PCNU, Pengasuh Pesantren se-Bangka Belitung.
Kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama yang dihadiri Instruktur dari PBNU dengan melibatkan PCNU, Pengasuh Pesantren se-Bangka Belitung. (Ist/NU)

Sebagaimana diketahui bersama, Aizzudin melanjutkan, lebih dari satu dekade ini ada ancaman serius terhadap ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari paham-paham radikal dan ekstrimisme.

"Ada pihak-pihak yang hendak memanipulasi memanfaatkan Nahdlatul Ulama untuk menjalankan agenda dan gerakan-gerakan mereka, khususnya ideologi HTI dan sejenisnya di Provinsi Bangka Belitung," tambah Cucu Pendiri NU, KH Hasyim Asyari yang akrab disapa Gus Aiz.

Kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama yang dihadiri Instruktur dari PBNU dengan melibatkan PCNU, Pengasuh Pesantren se-Bangka Belitung. (Ist/NU)
Kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama yang dihadiri Instruktur dari PBNU dengan melibatkan PCNU, Pengasuh Pesantren se-Bangka Belitung. (Ist/NU) (Ist/NU)

PBNU mengimbau kepada warganya di Bangka Belitung agar cermat dan selalu waspada terhadap gerakan yang dapat merusak kerukunan dan tidak sesuai Pancasila. Saat ini sedang dilangsungkan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama yang dihadiri Instruktur dari PBNU dengan melibatkan PCNU, Pengasuh Pesantren se-Bangka Belitung.

Sebelumnya, ada pengumuman pembekuan PWNU Bangka Belitung yang disandingkan dengan Pernyataan Sikap yang memgatasnamakan 5 PCNU.

"Saya mengimbau kepada warga Nahdliyyin Bangka Belitung untuk awas dan waspada atas gerakan-gerakan yang dapat merusak kesatuan berbangsa dan bernegara yang tidak sesuai dengan Pancasila, kebhinekaan, NKRI dan UUD 45 khususnya di internal kepengurusan Nahdlatul Ulama Bangka Belitung," tutup Gus Aiz.

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved