Berita Pangkalpinang

Satu Jemaah Haji Asal Pangkalpinang Menderita Sakit Paru-paru, Tak Bisa Pulang dan Dirawat di Mekkah

Satu orang jemaah haji asal Kota Pangkalpinang yang tergabung dalam Kloter 9 Palembang belum bisa dipulangkan ke tanah air bersama dengan rombongan.

Satu Jemaah Haji Asal Pangkalpinang Menderita Sakit Paru-paru, Tak Bisa Pulang dan Dirawat di Mekkah
Ist/Humas Kanttor Kemenag Kota Pangkalpinang
H. Ismail Bin Ahmad, jamaah haji Pangkalpinang belum bisa di pulangkan bersama rombongan kloter 9 Palembang, karena sakit, 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satu orang jemaah haji asal Kota Pangkalpinang yang tergabung dalam Kloter 9 Palembang belum bisa dipulangkan ke tanah air bersama dengan rombongan.

Jamaah tersebut bernama H. Ismail Bin Ahmad (79) karena kondisinya sakit dan masih dirawat di Rumah Sakit An Nur, Kota Mekkah.

"Satu Jamaah Pangkalpinang belum pulang, dikarenakan masih dalam kondisi sakit dan dirawat di Rumah Sakit An Nur, Kota Mekkah," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang H. Abdul Rohim.

Anak H. Ismail, Patrisila saat dikonfirmasi bangkapos.com Senin (26/8/2019) menceritakan pada Jumat (23/8/ 2019) pagi harinya, dirinya mendapatkan kabar ayahnya telah dalam kondisi membaik sehingga telah dipindahkan dari RS An Nur ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah.

Setelah mendapatkan informasi bahwa ayahnya kemungkinan bisa ikut pulang bersama rombongan. Keluarga pun langsung melakukan persiapan di kediaman ayahnya.

"Pada hari Jumat pagi tersebut kami sempat melakukan komunikasi dengan ayah lewat video call Whatshap yang difasilitasi oleh petugas haji. Saat itu, ayah masih dalam kondisi sadar dan bisa berkomunikasi langsung dengan kami," kisah Patrisila.

Dia melanjutkan, kira-kira ba’da sholat Maghrib, pada hari yang sama, pihaknya mendapatkan kabar kondisi ayahnya ngedrop dan dalam kondisi tidak sadar.

Dokter dan petugas KKHI, ayahnya kemudian dirujuk ke Rumah Sakit An Nur Mekkah. Menurut hasil diagnosa dokter, H. Ismail Bin Ahmad mengidap penyakit paru-paru akut.

“Pada pukul 00.37 WIB hari Sabtu, kami kembali melakukan video call dengan ayah lewat Pembimbing Ibadah, H. Abdul Rohim. Saat itu kondisi ayah masih belum sadar dan kami sempat memberikan semangat kepada ayah dengan headset yang ditempelkan langsung ke telinganya. Kami sekeluarga berharap dan terus berdoa agar kondisi kesehatan ayah dapat segera membaik, sehingga bisa cepat dipulangkan ke tanah air dan berkumpul bersama kami keluarganya di sini,” harap Patrisila

Diberitakan sebelumnya jemaah haji asal Kota Pangkalpinang yang tergabung dalam Kloter 9 Palembang diberangkatkan dari Bandara King Abdul Azis Jeddah menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada 25 Agustus, pukul 08.15 Waktu Arab Saudi (WAS).

Jemaah tersebut telah mulai diberangkatkan dari Palembang menuju Pangkalpinang dengan dua kali penerbangan, pada pukul 09.30 WIB dan pukul 12.20 WIB.

(bangkapos.com/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved