Avsec Angkasa Pura Bandara Depati Amir Berikan Imbauan Tak Bermain Layang-Layang di Kawasan Bandara

Harianto Komandan Aviation Security (Avsec) PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir memberi imbauan kepada masyarakat tentang keselamatan penerbangan

Avsec Angkasa Pura Bandara Depati Amir Berikan Imbauan Tak Bermain Layang-Layang di Kawasan Bandara
bangkapos.com/agus nuryadhyn
Komandan Avsec PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Harianto (depan) menyampaikan bahaya melakukan aktifitas yang dapat membahayakan keselamatan Penerbangan 

Avsec Angkasa Pura Bandara Depati Amir Berikan Imbauan Tak Bermain Layang-Layang di Kawasan Bandara

BANGKAPOS. COM, BANGKA -- Harianto Komandan Aviation Security (Avsec) PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir memberi imbauan kepada masyarakat tentang keselamatan penerbangan.

Harianto mengatakan ada banyak hal yang dapat membahayakan penerbangan, di antarnya bermain layang-layang, bermain drone dan sinar laser di sekitar kawasan area bandara.

"Akan sangat berbahaya bila ada yang bermain layang-layang, drone dan sinar laser berada di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Depati Amir, " jelas Harianto Komandan Aviation Security (Avsec) PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Selasa (27/8).

Menurut Harianto bahwa dalam Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) itu memiliki jarak 15 nautical mile radius 27 kilometer dari ujung bandara.  Sehingga di area KKOP agar seteril dari kegiatan yang dapat membahayakan penerbangan.

Bahkan kata Harianto diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan yaitu pasal 210 dan 421.

"Melakukan kegiatan tanpa memperoleh izin dari otoritas bandara setiap orang dilarang berada di daerah tertentu di bandar udara, membuat halangan dan atau melakukan kegiatan lain yang dapat membahayakan keselamatan dan penerbangan," jelas Harianto.

Dikemukakan Harianto bahwa yang dimaksud kegiatan lain yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan adalah bermain layangan, mengembala ternak, menggunakan frekuensi radio, melintasi landasan dan kegiatan yang dapat menimbulkan asap, bermain drone dan lain-lainnya.

"Tidak hanya bermain layang-layang, menggunakan drone, paralayang dan sejenisnya juga dilarang di area tersebut. Karena pada area itu merupakan posisi final pendekatan atau Holding pesawat untuk mendarat dan jika ada benda seperti layangan masuk ke mesin pesawat akan berakibat fatal," ujar Harianto

Ditambahkan Harianto, ada dan pernah ditemukan benang layang-layang di salah satu mesin pesawat satu gulungan besar.

"Jika layang-layang sampai masuk ke mesin pesawat maka harus digrounded atau tidak boleh terbang sementara waktu untuk dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: agusrya
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved