Berita Sungailiat

Dinas Pertanian Belum Mendapatkan Laporan Lahan Sawah Kekeringan di Kabupaten Bangka

Dinas Pertanian Kabupaten Bangka sampai saat ini belum menerima laporan terkait ada tidaknya sawah yang mengalami kekeringan saat ini.

Dinas Pertanian Belum Mendapatkan Laporan Lahan Sawah Kekeringan di Kabupaten Bangka
Dokumen Bangka Pos
Petani Desa Banyuasin Kecamatan Riausilip mengangkut pada di sawah setempat, saat musim panen awal tahun 2017 lalu. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Dinas Pertanian Kabupaten Bangka sampai saat ini belum menerima laporan terkait ada tidaknya sawah yang mengalami kekeringan saat ini.

Kepala Dinas Pertanian Pemkab Bangka, Kemas mengatakan saat ini belum dimulai musim tanam sehingga belum berdampak pada musim kemarau yang saat ini sedang terjadi.

"Belum ada yang melaporkan, karena memang belum musim tanam. Musim tanam akan dimulai pada awal September hingga Oktober,"jelas Kemas kepada bangkapos.com, Selasa (27/8/2019).

Kemas menambahkan untuk antisipasi musim kering menjelang masa tanam nantinya. Pemerintah telah membagi pompa air ke semua kelompok tani.

"Kita sudah bagi pompa air pada hampir semua poktan di Bangka yang aktif berusaha tani. Harapan kita agar para petani dapat mengikuti saran dan rekomendasi dari penyuluh pertanian lapangan (PPL). Jangan segan bertanya dan berusaha secara kelompok, sehingga hasil usaha yang diperoleh dapat lebih optimal,"ungkapnya

Bupati Bangka Jamin Persediaan Air

Persolan kekeringan telah terjadi hampir diseluruh wilayah Pulau Bangka, termasuk di Kabupaten Bangka.

Kolong atau embung ditemukan sudah mengering akibat musim kemarau berkepanjangan ini.

Dari dampak kemarau, Bupati Bangka Mulkan, mengatakan telah menyiapkan suplai air melalui tangki milik Pemerintah daerah yang selalu siap. Bila sewaktu-waktu ada masyarakat yang mengeluhkan air untuk minum dan lainnya.

"Kita selalu siap siaga stand by, bila ada yang bermasalah masih banyak eks kolong kita tersedia air, termasuk air bersih juga ada, karena kita memang secara continue (terus), dan tidak ada permasalahan,"ungkap Mulkan kepada bangkapos.com, Selasa (27/8/2019).

Air baku milik PDAM Tirta Bangka juga saat ini tersedia walaupun ada sedikit kebocoran, namun bisa ditangani.

"Ada di Belinyu kebocoran namun telah diatasi PDAM, kita saat ini siap siaga tetap membutuhkan bantuan air bersih, PDAM bisa mobil tangki ada termasuk Damkar ketika masyarakat membutuhkan air bersih,"lanjutnya.

Tidak hanya itu, Mulkan mengajak warga untuk menjaga lahan serta lingkungan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau seperti saat ini.

"Selain itu juga mari kita menjaga titik kebakaran ini mengharapkan masyarakat tidak membakar atau membuang api rokok sembarangan karena kondisi kering saat ini mudah saja dengan percikanya bisa membakar,"tukasnya.

(bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved