Jalani Perawatan, Satu Jemaah Haji Asal Bangka Tengah Belum Bisa Pulang ke Tanah Air

Satu orang jemaah haji Kloter 8 Palembang (PLM) asal Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) belum bisa pulang ke tanah air karena masih menjalani perawatan

Jalani Perawatan, Satu Jemaah Haji Asal Bangka Tengah Belum Bisa Pulang ke Tanah Air
Ist/Humas Kantor Kementrian Agama Pangkalpinang
Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kloter 8 Palembang (PLM), Ustad Kurnia 

Jalani Perawatan, Satu Jemaah Haji Asal Bangka Tengah Belum Bisa Pulang ke Tanah Air

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satu orang jemaah haji Kloter 8 Palembang (PLM) asal Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) belum bisa pulang ke tanah air karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit An Nur, Mekkah.

Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kloter 8 PLM, Ustad Kurnia menyampaikan, jamaah tersebut bernama Aminah Binti Sulai Latif, lambungnya dalam kondisi bocor.

"Sampai saat ini kami masih menunggu informasi dari pihak rumah sakit, kalau memang jemaah tersebut sudah dibolehkan pulang, baru nanti akan dipulangkan bersama kloter lain, karena aturan penerbangan tidak memperbolehkan jemaah yang sedang dalam kondisi drop untuk ikut dalam rombongan penerbangan,” terang ustad Kurnia, saat dijumpai di Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Selasa, (27/8/2019)

Menurut Kurnia, hal ini di ketahui pihaknya saat jamaah hendak melakukan tawaf Wada', kondisi Aminah menurun, akhirnya diapun di istirahatkan.

Mengetahui hal ini, pihaknyapun memanggil dokter untuk melakukan pemeriksaan, hasilnya, dokter menyarankan untuk dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Dari situ dibawa ke RS An Nur, dilakukan pemeriksaan dan rontgen, didapati lambung jemaah tersebut dalam kondisi bocor, diambillah tindakan operasi.

“Beliau itu (Aminah-red) dua hari sebelum kepulangan, kondisinya menurun (drop). Pada saat itu kita sudah persiapan untuk melakukan tawaf wada’, karena kondisi fisiknya tidak mendukung, akhirnya beliau pun ditinggal, akan tetapi tidak terkena dam (denda) karena memang ada rukhshoh (keringanan) untuk orang yang kondisi fisiknya tidak memungkinkan,” ungkap Kurnia

Pihaknya belum bisa memastikan kapan jamaah tersebut dipulangkan, karena dari informasi dokter, paling cepat 14 hari baru bisa pulih dari pasca operasi.

(Bangkapos/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved