Kriminalitas

Terbukti Lakukan Penipuan, Hasanal Divonis Majelis Hakim PN Pangkalpinang Satu Tahun Penjara

Terdakwa Hasanal alias Jainal hanya tertunduk lesu dan terdiam saat di persidangan ketika mendengarkan vonis yang dijatuhkan kepadanya

Terbukti Lakukan Penipuan, Hasanal Divonis Majelis Hakim PN Pangkalpinang Satu Tahun Penjara
kompas
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM-- Terdakwa Hasanal alias Jainal hanya tertunduk lesu dan terdiam saat di persidangan ketika mendengarkan vonis yang dijatuhkan kepadanya pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Selasa (27/8/2019)

Majelis hakim yang diketuai oleh Rendra Yozar Dharma Putra didampingi Siti Hajar Siregar dan Iwan Gunawan selaku hakim anggota menjatuhkan vonis kepada terdakwa selama satu tahun hukuman penjara. Hukuman ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya Arga Febrianto selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan hukuman satu tahun penjara

"Apakah sudah dengar vonis yang dijatuhkan kepada mu, kamu bisa pikir-pikir, banding dan terima," tanya hakim ketua kepada terdakwa dalam persidangan

Terdakwa Hasanal yang mengenakan baju putih dengan celana panjang hitam dan peci hanya menganggukan kepala dan menjawab iya.

Hasanal yang berprofesi sebagai satpam di salah satu perbankan ini terbukti melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 378 KUHP.

Berdasarkan kronologi terdakwa pada tanggal 15 maret 2018 terdakwa mendapatkan informasi dari karyawan  diperbankan tempatnya bekerja, ada sebidang tanah di Jalan Moh Toyib Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Taman Sari milik nasabah tersebut hendak dilelang, karena angsuran tidak bisa dilunasi.

Tanah berukuran 6x7 seharga Rp 85 juta itu ditawarkan kepada Saksi Abdullah dengan janji terdakwa akan membangun rumah diatas tanah tersebut.

Selanjutnya saksi Abdullah memberikan uang DP sebesar Rp 20 juta dengan perjanjian sisanya akan dibayar angsur perbulan kepada terdakwa akan tetapi uang yang diberikan saksi Abdullah tidak dipergunakan untuk membangun rumah dan digunakan untuk keperluan pribadi terdakwa. Akibat perbuatan terdakwa saksi Abdullah mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. (Bangkapos.com/Cr3)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved