Berita Bangka Barat

7.000 Warga Bangka Barat Sudah Tak Sanggup Bayar Iuran BPJS, DPRD Sayangkan Pemda Tak Tanggap

Samsir menyayangkan tidak tanggapnya Bupati Bangka Barat terhadap 7.000 masyarakat yang menunggak iuran BPJS Kesehatan.

7.000 Warga Bangka Barat Sudah Tak Sanggup Bayar Iuran BPJS, DPRD Sayangkan Pemda Tak Tanggap
Bangkapos.com/Hendra
Ketua DPRD Bangka Barat, Samsir 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, Samsir menyayangkan tidak tanggapnya Bupati Bangka Barat terhadap 7.000 masyarakat yang menunggak iuran BPJS Kesehatan.

Hal ini kata Samsir karena memang 7.000 masyarakat BPJS mandiri tak sanggup lagi membayar iuran bulan.

"Ada 7.000 peserta BPJS mandiri yang nunggak iuran. Ini harusnya yang diperhatikan pemda Bangka Barat, harus tanggap melihat hal ini. Jangan didiamkan dan harus ditindaklanjuti," kata Samsir, Kamis (28/8/2019).

Lanjut Samsir, terkait rencana pemda Babar ingin menganggarkan Jamkesmas harus disikapi dengan baik.

Sebanyak 7.000 masyarakat yang tadinya peserta BPJS mandiri, tak mampu membayar iuran bulanan harus ditanggung juga oleh pemerintah daerah.

"Sebagai bentuk kepedulian DPRD kepada masyarakat kita setujui anggaran tahun 2020 untuk mengakomodir 45.000 jiwa BPJSnya ditanggung pemerintah. Jumlah ini juga kita minta yang 7.000 ini diakomodir di sini juga," tandas Samsir.

"Apa bedanya, yang 7 ribu itu kan masyarakat kita juga. Mereka juga berhak untuk mendapatkan layanan atau jaminan kesehatan yang sama. Oleh karena itu, kami akan kawal terkait hal ini," tegas Samsir.

Besaran anggaran yang disetujui oleh DPRD Bangka Barat untuk tahun 2020 sebesar Rp 15 miliar.

"Nanti akan kami tanyakan kepada Dinkes, 45 ribu yang akan menerima ini kriterianya apa saja. Kenapa ini penting kita pertanyakan, jangan sampai orang kaya yang kesehatannya dijamin pemda. Yang kita inginkan bukan hanya 45 ribu, tapi seluruh masyarakat Babar ini mendapat jaminan kesehatan graris,"pungkasnya.

(Bangka Pos /Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved