Berita Bangka Tengah

Diterkam Buaya Saat di TI Rajuk Kolong TB 1 Bedeng Keraka, Kholil Dapatkan 52 Jahitan

Kepala Dusun Nunggal Desa Kemingking, Irwan membenarkan, adanya buaya yang menerkam warganya saat menambang tambang inkonvensional (TI) rajuk

Diterkam Buaya Saat di TI Rajuk Kolong TB 1 Bedeng Keraka, Kholil Dapatkan 52 Jahitan
Ist/Kadus Nunggal
Buaya yang menerkan warga Kemingking berhasil ditangkap.

BANGKAPOS.COM-- Kepala Dusun Nunggal Desa Kemingking, Irwan membenarkan, adanya buaya yang menerkam warganya saat beraktivitas  di tambang inkonvensional (TI) rajuk yang berada di Kolong TB 1 Bedeng Keraka, Dusun Nunggal, Desa Kemingking, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah.

Diakuinya kejadian penyerangan buaya terhadap warga  memang sudah sering terjadi.

Namun penyerangan terhadap Kholil yang ketika itu sedang bekerja menjadi penyebab berangnya warga hingga sepakat untuk menangkap buaya yang ganggu aktivitas warga di Kolong TB 1 Bedeng Keraka, Dusun Nunggal.

Irwan menceritakan kronologis kejadian yang saat Kholil diterkam buaya, Menurutnya kejadian penyerangan buaya itu terjadi, Senin (26/8/2019) lalu.

Saat itu Kholil mencari kayu untuk keperluan nambang.  Ketika sedang berada di atas tambang TI rajuk, Kholil diserang buaya. Buaya menyambar kaki Kholil di bagian paha sisi kanan dan tangan kanan. 

Melihat Kholil diterkam buaya tujuh rekannya yang juga menambang, berusaha membantu menyelamatkannya dari gigitan buaya. Kholil yang sudah digigit buaya berjuang mati-matian, berusaha melepaskan diri dari trekaman buaya, dibantu kawan-kawannya. Beruntung dia berhasil diselamatkan. Dalam keadaan terluka parah, rekan-rekannya langsung membawa Kholil ke rumah sakit.

Buaya yang berhasil ditangkap Warga Dusun Nunggal Desa Kemingking
Buaya yang berhasil ditangkap Warga Dusun Nunggal Desa Kemingking (Ist/Kadus Nunggal)

"Setelah menerima perawatan, Kholil mengalami luka dan menerima 52 jahitan di bagian paha dan tangan kanannya," ungkap Irwan pada Kamis, (29/8/2019).

Setelah kejadian itu lanjut Irwan, warga berinisiatif untuk menangkap buaya yang telah menyerang Kholil dengan menggunakan bebek sebagai umpan,sebanyak tujuh ekor.

"Setelah Kholil diserang, warga lakukan upaya penangkapan dan berhasil menangkap buaya pada Kamis, (29/8/2019) sekitar pukul 02.00 WIB," kata Irwan.

Namun sayangnya, buaya yang ditangkap oleh warga Dusun Nunggal sekitar pukul 15.00 WIB mati dan tidak diketahui penyebabnya.

Irwan mengimbau warganya yang beraktivitas di sekitar kolong untuk selalu waspada karena hingga kini belum diketahui berapa banyak buaya yang berada di kolong yang berdekatan dengan Dusun Nunggal tersebut. (Bangkapos.comJhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved