MNC Finance Bangka Minta Konsumen Tak Alihkan Unit Kredit

MASYARAKAT yang menjalani proses kredit kendaraan jangan sampai mengalihkan maupun melakukan penjualan unit kendaraan tanpa sepengetahuan tertulis da

MASYARAKAT yang menjalani proses kredit kendaraan jangan sampai mengalihkan maupun melakukan penjualan unit kendaraan tanpa sepengetahuan tertulis dari pihak finance. Karena hal ini bisa terancam pidana.

Branch Manager MNC Finance Cabang Bangka, Mahendra Cipta mengatakan hal ini pernah dialami satu konsumen MNC Finance, yang melakukan pengalihan unit kendaraan yang masih dalam kredit di MNC Finance Cabang Bangka. Menurutnya, konsumen berinisial SA ini dikenakan sanksi tindak pidana, dan dinyatakan bersalah oleh vonis majelis hakim di Pengadilan Negeri Pangkalpinang pada Selasa, 27 Agustus 2019.

Ia menjelaskan majelis hakim memvonis konsumen tersebut karena terbukti melanggar pasal 36 UU RI nomor 42 tahun 1999 tentang Fidusia. “Adapun vonis majelis hakim kepada terdakwa selama empat bulan penjara tetapi tidak wajib dijalankan, dengan enam bulan percobaan dan denda Rp 3 juta subsider satu bulan. Yang meringankan terdakwa karena dia ibu dari anak berusia tiga bulan dan sedang menyusui, terdakwa juga mengakui kesalahannya,” jelas Mahendra.

Menurutnya, putusan hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum selama empat bulan penjara, dan denda Rp 5 subsider satu bulan kurungan. “Terdakwa juga sudah melakukan perdamaian dengan Pihak MNC Finance Cabang Bangka, dengan mengembalikan satu Mobil Nisan Grand Livina XV 1.5 AT MPV warna abu-abu tua metalik tahun 2008 pada saat proses persidangan,” ujarnya.

Mahendra menceritakan kejadian ini bermula saat konsumen tersebut sudah tidak sanggup lagi membayar cicilan mobil di MNC Finance Cabang Bangka. Namun diakuinya, konsumen itu mengalihkan kendaraan yang masih dalam kredit melalui perantara makelar yang berinisial MS Rp 7 juta tanpa persetujuan resmi dan tertulis dari pihak MNC Finance.

Pihaknya mengakui langsung melaporkan kejadian ini kepada Unit Tindak Pidana Khusus Polres Pangkalpinang. Lalu, berkas perkara dilimpahkan ke Kejari Pangkalpinang, serta diadili di Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

Mahendra mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama konsumen MNC Finance agar kejadian ini menjadi pelajaran. “Konsumen agar tidak mudah mengalihkan, menggadaikan, menyewakan kendaraan yang masih dalam kredit serta jangan mudah terpengaruh kepada pihak-pihak atau oknum yang menawarkan agar mengalihkan unit kendaraan tanpa persetujuan tertulis dari pihak Leasing atau Finance,” tegasnya.

Ia menambahkan bila hal ini tetap dilakukan maka akan diproses secara hukum sesuai UU yang berlaku. “Kami sudah melakukan pemberitahuan melalui surat peringatan satu dan dua hingga melayangkan somasi. Karena diduga tidak ada niat baik, maka MNC Finance melanjutkan ke ranah hukum,” ungkap Mahendra. (adv/rya/bow)

Editor: Evan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved