Pelaku Industri Kreatif Teruslah Berkarya dan Kembangkan Diri

KETUA Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kep. Babel Melati Erzaldi meminta kepada pelaku industri kreatif Babel agar terus dapat berkarya

Pelaku Industri Kreatif Teruslah Berkarya dan Kembangkan Diri
ist/Pelaku Industri Kreatif Teruslah Berkarya dan Kembangkan Diri
“Teruslah berkarya de­ngan optimistis, dan terus mengembangkan diri agar lebih baik dan mandiri,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kepulauan Bangka Belitung Melati Erzaldi kepada pelaku industri kreatif Babel pada lomba Industri Kreatif di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Rabu (28/8). 

KETUA Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kepulauan Bangka Belitung Melati Erzaldi meminta kepada pelaku industri kreatif Babel agar terus dapat berkarya dan mengembangkan diri agar lebih baik dan mandiri.

“Teruslah berkarya de­ngan optimistis, dan terus mengembangkan diri agar lebih baik dan mandiri,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kepulauan Bangka Belitung Melati Erzaldi kepada pelaku industri kreatif Babel pada lomba Industri Kreatif di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Rabu (28/8).

Sebanyak 30 produk industri kreatif unggulan dari berbagai wilayah di Babel dilombakan pada acara yang digelar Dekranasda bersama Dinas Perindustrian Perdagangan Babel itu. Melati hadir membuka dan sekaligus menjadi satu dari sejumlah dewan juri pada acara tersebut.

Dia mengatakan, pihaknya selaku pembina industri ke­rajinan berupaya memberikan fasiliatas peningkatan pelaku usaha mulai dari skill, bantuan peralatan, dan fasilitasi promosi dan pemasaran.Melalui lomba, Dekranasda ingin para pelaku industri kerajinan bisa termotivasi untuk maju, meningkatkan kretivitas dan inovasi. Dia juga mengapresiasi para pembina di kabupaten/kota yang telah berjuang di sektor industri kerajinan.

“Lomba ini untuk mengkurasi secara selektif produk-produk yang nanti akan kami dorong untuk menjadi produk ekspor,” kata Melati.
Selain itu, Melati Erzaldi mengatakan, event ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antara Dekranasda Babel, pelaku industri kerajinan unggulan daerah, pemerintah, dan para pembina.

Dekranasda memiliki tujuan ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat atas pentingnya seni kerajinan, membantu pemerintah merumuskan kebijakan dalam industri kerajinan, membuka luas akses pasar, dan mendorong semangat kewirausahaan para peng­rajin.

Diharapkan kompetisi ini akan meningkatkan kepedulian, daya saing, hingga kewirausahaan dalam mengembangkan kerajinan daerah.

Menurut Melati, semangat kewirausahaan ini penting agar muncul pengrajin yang kreatif, inovatif, berdaya saing, dan pandai memanfaatkan peluang. Pada rakernas Dekranasda 2016 lalu, Melati mengatakan, kain Cual telah dicanangkan sebagai satu di antara produk tenun unggulan. Kain Cual terpilih bersama tenun Donggala (Sulut), tenun Ulat Doyo (Kaltim), tenun Sabu (NTT), tenun Sintang (Kalbar), dan tenun Tuban (Jawa Timur).

“Ini merupakan peluang besar bagi Babel untuk terus membranding produk tenun khas Babel pada khususnya, dan produk kerajinan lainnya pada umumnya,” ucapnya.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Fasilitasi dan Akses Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Babel sekaligus Ketua Panitia Lomba Industri Kreatif Babel 2019 Subekti Saputra mengatakan, ada 30 produk yang dilombakan pada acara tersebut. Selain Dekranasda Babel, dewan juri juga terdiri dari perwakilan Dekranas pusat dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Babel. Acara juga diisi dengan diskusi panel tentang kerajinan daerah.

“Setelah dinilai, pemenangnya akan kami ki­rimkan ke Dekranas Award pada September 2019. Tahun ini kami akan kirim juara tahun lalu dan juara tahun ini,” kata Subekti. (adv/deq/may)

Editor: Evan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved