KEK di Pulau Bangka Terbentur IUP, Gubernur Erzaldi Sebut Perlu Ada Kajian

Peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, Belitung, Kamis (14/3/2019) lalu oleh Presiden Joko Widodo menjadi momentum

KEK di Pulau Bangka Terbentur IUP, Gubernur Erzaldi Sebut Perlu Ada Kajian
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Gubernur Provinsi Babel, Erzaldi Rosman 

KEK di Pulau Bangka Terbentur IUP, Gubernur Erzaldi Sebut Perlu Ada Kajian

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, Belitung, Kamis (14/3/2019) lalu oleh Presiden Joko Widodo menjadi momentum kebangkitan pariwisata di Bangka Belitung.

Tidak hanya di Pulau Belitung, Dewan Nasional KEK juga sejak tahun lalu mengkaji KEK di Pulau Bangka, yakni Pantai Timur Kabupaten Bangka dan Tanjung Gunung Kabupaten Bangka Tengah.

Menyikapi itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, pihaknya menyerahkan kajian dan penetapan KEK oleh pemerintah pusat melalui Dewan Nasional KEK.

"Kami sangat mendukung ada KEK di Pulau Bangka, yang tentunya berimbas pada perekonomian masyarakatnya. Namun, perlu diketahui, di tempat yang diusulkan KEK ini baik di Sungailiat maupun Tanjung Gunung, ada kawasan tambang. Ini kan perlu kajian dan perhatian kita bersama baik pemerintah daerah maupun DPRD Babel," ungkap Erzaldi, Jumat (30/8/2019).

Dilanjutkan Gubernur Babel, dirinya mengetahui KEK di Pulau Bangka hanya ada satu sehingga Provinsi Babel nantinya akan memiliki dua KEK saja.

"Di Pantai Timur, Sungailiat sana ada kawasan tambang, saya kira itu perlu ada kajian komprehensif. Karena bupatinya tidak mau ada IUP di dalam KEK," kata Erzaldi.

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved