Berita Pangkalpinang

Komisi V DPR RI Sebut Jembatan EMAS Gagal, Kadis PUPR Bangka Belitung Protes dan Bongkar Soal Ini

Kepala Dinas PUPR Babel Noviar Ishak merespons kritik sejumlah anggota Komisi V DPR RI mengenai Jembatan EMAS.

Komisi V DPR RI Sebut Jembatan EMAS Gagal, Kadis PUPR Bangka Belitung Protes dan Bongkar Soal Ini
Dokumentasi Bangka Pos
Warga hendak melalui jembatan EMAS yang tak bisa dilalui karena mengalami kerusakan pada hidrolik, Rabu (12/6/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas PUPR Babel Noviar Ishak merespons kritik sejumlah anggota Komisi V DPR RI mengenai Jembatan EMAS. Menurutnya penilaian yang disampaikan tersebut terlampau cepat.

"Terlampau cepat mereka mengambil keputusan untuk mengatakan bahwa itu gagal," kata Noviar kepada bangkapos.com

Menurutnya Jembatan Emas kebanggan bagi Babel. Jembatan dengan teknologi seperti itu merupakan satu-satunya di Asia Tenggara.

"Menurut saya, itu kebanggan betul bagi Babel," katanya.

Jembatan dibangun menggunakan dana APBD Babel senilai Rp 433 miliar secara multiyears. Tanpa didukung oleh APBN.

"Tidak ada satu sen pun APBN. Jangan terlalu cepat. Jadi saya protes itu," katanya.

Noviar membandingkan dengan pembangunan jembatan Merah Putih di Maluku yang harus dua periode presiden baru selesai.

"Ini satu periode Gubernur selesai. Jembatan Merah Putih di Maluku dua periode Presiden baru selesai, Rp 1 T dibantu full APBN, itu jembatan antar kecamatan. Di sini antar kabupaten, satu periode Gubernur selesai," beber Noviar.

Noviar mengatakan, Jembatan EMAS hanya perlu diperbaiki sistem buka tutupnya.

"Kami hanya minfa dalam satu hari itu diturunkan paling tidak satu hingga dua jam. Ke depan, perbaiki sarana dan prasarana Pangkalbalam," katanya.

Halaman
123
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved