Berita Sungailiat

Tiga Ratus Hektare Hutan dan Lahan Kabupaten Bangka Terbakar

Januari hingga Agustus 2019, dipastikan 305,5 hektare hutan dan lahan dilalap api.

Tiga Ratus Hektare Hutan dan Lahan Kabupaten Bangka Terbakar
bangkapos.com/Fery Laskari)
Kabid Damkar Satpol PP Bangka, M Fauzie 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Januari hingga Agustus 2019, dipastikan 305,5 hektare hutan dan lahan dilalap api. Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) itu menyebar pada 94 titik di Kabupaten Bangka. Puncak kebakaran terjadi pada Bulan Agustus 2019.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar), M Fauzie dikonfirmasi bangkapos.com, Minggu (1/9/2019) memastikan angkat Karhutla yang dimaksud.

Khusus satu bulan terakhir, Agustus 2019 kebakaran sangat besar jumlah dan frekuensinya. Selama Bulan Agustus 2019
ditemukan 67 titik api melahap hutan dan lahan di Kabupaten Bangka. Karhutla pada Bulan Agustus 2019 menghabiskan 253 hektare hutan dan lahan yang ada di beberapa kecamatan di daerah ini.

"Sesuai dengan data serta kejadian yang tertangani Damkar Satpol PP Bangka, dari 1 sampai dengan 31 Agustus 2019 terdapat 67 titik Karhutla yang tersebar di beberapa kecamatan se Kabupaten Bangka, dengan luas Karhutla mencapai 253 hektare" kata Fauzi memastikan Bulan Agustus 2019 merupakan puncak Karhutla.

Sementara tujuh bulan sebelumnya, Januari 2019 hingga Juli 2019, Karhutla juga terjadi, namun jumlah dan frekuensinya tak seramai Bulan Agustus 2019.

"Sedangkan Januari 2019 sampai dengan 31 Juli 2019, terdapat 27 titik Karhutla dengan luas 52,5 hektare," katanya.

Kata Fauzie, rekapitulasi Karhutla pada Bulan Agustus 2019 dan rekapitulasi Januari 2019 hingga Juli 2019, menunjukan angka Karhutla total mencapai 305,5 hektare.

"Jadi jumlah seluruhnya, dari Januari 2019 sampai dengan 31 Agustus 2019 terdapat 94 titik Karhutla dengan luas total Karhutla terbakar mencapai 305,5 hektare," tegas Fauzie.

Fauzie mamastikan, Tim Damkar Satpol PP Bangka dibuat sibuk sejak delpaan bulan terakhir, khususnya Agustus 2019.

Apalagi terkadang Karhutla terjadi secara berulang-ulang di lokasi yang sama, walau api sudah dipadamkan.

"Dari seluas Karhutla tersebut, sejumlah Karhutla kembali terjadi pada lokasi titik Karhutla yang sama," katanya.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved