Berita Pangkalpinang

40 Persen Peserta BPJS Mandiri di Bangka Belitung Tak Dapat Layanan Kesehatan Akibat Menunggak Iuran

Khusus untuk BPJS mandiri dari 324.783 jiwa ternyata sekitar 40 persen atau sekitar 129.913 jiwa menunggak iuran.

40 Persen Peserta BPJS Mandiri di Bangka Belitung Tak Dapat Layanan Kesehatan Akibat Menunggak Iuran
bangkapos.com/ Hendra
Rapat DPRD Babel terkait rencana kenaikan iuran BPJS dari pemerintah pusat. Senin (2/9/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Jumlah peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) BPJS yang ada di Bangka Belitung saat ini 1.110.000 jiwa dari 1.379.000 jiwa jumlah penduduk.

Kepala BPJS Pangkalpinang, Aldian Fitria, Senin (2/9/2019) mengatakan 1.110.000 jiwa peserta BPJS Kesehatan tersebut terdiri dari segmen BPJS APBD (Provinsi / Kabupaten), BPJS Mandiri dan BPJS APBN.

“Total peserta BPJS dari APBD Provinsi dan Kabupaten sebanyak 261.960 jiwa. Sedangkan yang APBN ada 219.365, dan yang mandiri sebanyak 324.783 jiwa,” kata Aldian.

Jumlah tersebut saat ini masih tercatat sebagai kepesertaan BPJS. Khusus untuk BPJS mandiri dari 324.783 jiwa ternyata sekitar 40 persen atau sekitar 129.913 jiwa menunggak iuran.

Namun kata Aldian, meskipun menunggak mereka masih tercatat sebagai peserta BPJS.

“Sesuai dengan peraturan presiden, kalau dibawah 2 tahun dinon aktifkan kepesertayaanya,” kata Aldian.

Dia menjelaskan 40 persen peserta BPJS yang menunggak ini secara otomati tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan lagi.

“Kalau mereka mau mendapat layanan kesehatan lagi, harus melunasi tunggakannya. Baru setelah itu diaktifkan lagi,” ujar Aldian.

(bangkapos.com / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved